Pertumbuhan Pelanggan Smartphone di Indonesia Tahun 2011

NERACA. Tampaknya banyak orang terbius oleh fitur dan fasilitas yang ditawarkan oleh sebuah smartphone yang kini banyak beredar di pasaran. Smartphone merupakan sebuah device yang memungkinkan untuk melakukan komunikasi seperti menelepon atau berkirim pesan singkat, yang juga di dalamnya terdapat fungsi PDA (Personal Digital Assistant) dan berkemampuan seperti layaknya komputer.

Dalam sebuah smartphone, terdapat komponen-komponen yang mendukung cara kerja dari smartphone tersebut. Antara lain, sistem operasi di dalamnya yang memungkinkan kita menjalankan berbagai aplikasi, misalnya Windows Mobile. Tak hanya itu, smartphone selalu dilengkapi berbagai aplikasi atau software yang tentunya ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan mendukung kegiatan sehari-hari. Misalnya Doc To Go, untuk membuat dan mengedit dokumen word di Smartphone. Kemampuan lain yang dimiliki oleh sebuah smartphone adalah bisa digunakan mengakses internet dengan konten yang disajikan di broswernya, sudah hampir mendekati seperti layaknya kita mengakses web lewat computer seperti Opera Mobile.

Ciri khas lainnya dari Smarphone adalah QWERTY Keyboard, ini tentunya untuk mempermudah pengguna smartphone untuk mengetik dokumen atau mengirim pesan. Tampilan QWERTY Keyboard bisa dalam bentuk fisik (hardware) misalnya seperti pada Blackberry, juga bisa tampil dalam bentuk Keyboard virtual seperti pada iPhone. Dan yang terakhir adalah kemampuan mengolah pesan pada smartphone tidak hanya terbatas pada kirim sms, tapi juga telah dilengkapi kemampuan mengirim email dan bahkan proses sinkronisasi dengan komputer lokal ataupun server internet, sehingga dengan mudah kita bisa mengakses pesan yang sama baik lewat smartphone maupun komputer.

Menurut lembaga Nielsen, Indonesia nampaknya memang pasar yang sangat empuk bagi RIM untuk meraup keuntungan. Jika dilihat dari perkembangan jumlah pelanggan di Indonesia saat ini, layanan BlackBerry sebagai smartphone mendulang hasil yang positif dengan adanya peningkatan pelanggan dari beberapa operator yang berkisar 100 ribu hingga 500 ribu selama kuartal 3 di tahun ini. Walaupun produk BlackBerry yang baru cukup minim, tetapi nampaknya program promo layanan data yang digenjot oleh operator berhasil mempengaruhi konsumen untuk menggunakan BlackBerry di Indonesia.

Hanya saja ada beberapa kegagalan dari produk RIM, selain itu keputusan pemerintah Indonesia memberlakukan pajak barang mewah terhadap produk ini, dikhawatirkan bisa merubah antusiasme pasar Indonesia terhadap BlackBerry. Hanya saja, Nielsen memperkirakan jumlah pelanggan BlackBerry secara global sebesar 70 juta pengguna. Dan, Indonesia ternyata merupakan pasar terbesar BlackBerry di Asia Tenggara. Tahun lalu jumlah pelanggan BlackBerry di Indonesia mencapai 2,63 juta dan tahun ini diperkirakan mencapai 4 juta, apalagi dibantu dengan meluncurnya produk-produk BlackBerry baru di akhir dan awal tahun.

Related posts