Lebih Baik Hamil Pada Umur Muda

NERACA. Pasangan suami istri biasanya mendambakan keturunan dari hasil cinta kasihnya yakni, buah hatinya yang merupakan belah jiwa mereka. Betapa bahagia sepasang suami yang dianugerahi seorang anak kepada mereka. Kebahagiaan itu tidak ternilai oleh apapun didunia ini, karena anak merupakan titipan Ilahi, yang meski dijaga dan dirawat sampai waktunya beranjak dewasa.

Oleh sebab itulah banyak pasangan yang baru menikah mereka biasanya mengharapakan lahir seorang anak dari buah cinta kasihnya. Kebanggaan dan suatu kehormatan bagi pasangan suami istri yang dianugerahi anak kepadanya, sebuah kemuliaan dari Allah SWT, yang maha pencipta bagi kedua orang tua. Akan tetapi saat ini, ada permasalahan yang dihadapi oleh laki-laki maupun wanita, terutama fokus pada wanita tentang masalah kehamilan. Wanita saat ini, dengan segala rentetan panjang aktifitas kerja sebagai seorang pekerja atau wanita karir, banyak menghabiskan waktunya didunia kerja.

Hari-harinya penuh dengan jadwal padat dalam karir, sehingga mereka banyak melewatkan dan hampir melupakan untuk berencana memikirkan masa depannya, yaitu berumah tangga. Ketika mereka sadar, akhirnya mereka dikejar waktu, maksudnya umur mereka telah bertambah sehingga mereka mau tidak mau harus mencari pasangan yang menerimanya sebagai seorang istri. Kadang hal itu, menjadi permasalahan yang menjadi dilema bagi wanita yang telah melewati masa-masa muda, dan ketika mereka berada dipenghujung waktu, atau banyak orang bilang perawan tua, maka di situlah mereka benar-benar menghadapi masalah.

Masalah yang utama pastinya mencari pasangan yang mau menerimanya dan mencintai diri wanita itu sepenuhnya. Belum selesai sampai disitu, sang wanita meski menghadapi permasalahan reproduksi didalam dirinya. Ada wanita yang telah mencapai umur 40 tahun sehingga mereka sulit untuk memiliki anak, karena umumnya wanita berumur 40 tahun merupakan fase menopause. Menopause yaitu berhentinya hormon reproduksi pada wanita karena faktor usia, sehingga tidak lagi bisa berfungsi dengan normal.

Kendala-kendala tersebut, tentunya tidak dialami oleh wanita yang telah menikah sesuai dengan tingkat kedewasaan secara umum. Biasanya wanita menikah mulai dari umur 17 tahun ke atas, sehingga banyak waktu yang dimiliki oleh wanita tersebut untuk mengandung seorang anak. Akan tetapi, saat ini kebanyakan para wanita memiliki target untuk menikah sekitar umur 20 tahun sampai 27 tahun. Bila dilihat dari kondisi realitas kekinian memang cukup beralasan, karena dengan segala aktifitasnya sebagai wanita karir, mereka telah memikirkan kehidupan jangka panjang.

Pernikahan merupakan kehidupan jangka panjang yang meski dilalui oleh setiap manusia, laki-laki dan wanita. Untuk meneruskan keturunan mereka dan mengajarkan atau mendidik anaknya denganpenuh kasih sayang. Untuk mendapatkan keturunan yang baik tentunya harus dimulai dari awal. Maksudnya, kondisi lahiriyah yang memang telah mampu untuk melakukan pernikahan sebagai sepasang suami istri. ”Umur biologis sama dengan umur sel telur dan umur kronologis sama dengan umur KTP,” jelas Budi Wiweko, dokter RSCM Klinik Yasmin Kencana, Jakarta.

Melihat hal itu, maka sangat penting bagi Anda, menemukan pasangan yang cocok untuk menjalani bahtera kehidupan kedepannya, agar mendapatkan hasil keturunan yang berkualitas. Kualitas seorang anak bisa dilihat dari awal pasangan suami istri itu berhubungan. Kenapa wanita yang berusia muda/dewasa lebih baik untuk waktu kehamilan? Wanita yang masih berumur muda atau dewasa tingkat reproduksi yang mereka miliki masih baik dan normal, sehingga kesuburan pada diri wanita tersebut masih besar.

Wanita pada umur muda, umumnya dapat melahirkan dengan normal dan bayi yang dikandungnya pun dalam keadaan sehat. Umur muda berarti masih memiliki kekuatan untuk menghasilkan keturunan yang lebih dari satu. Jadi setiap pasangan bisa memiliki keturunan yang lebih dari satu atau dua. Itulah kenapa pasangan yang berusia muda itu lebih kuat dan tahan lama, di samping faktor tersebut di atas juga faktor kesehatan tubuh sangat berpengaruh pada fisik untuk ketahanan dari segala penyakit.

Nah, bagi Anda yang hendak memikirkan masa depan dengan pasangan maka mulailah dari sekarang untuk memikirkan dan merencanakan hal itu. Berbagai faktor yang menguntungkan bagi pasangan, khususnya wanita untuk mengandung sangat banyak. Jadi buatlah rencana secara matang kepada pasangan Anda agar bisa melahirkan anak-anak yang berkualitas.

BERITA TERKAIT

Menilik Menteri Muda Ala Jokowi

Oleh: Zainal C. Airlangga Dalam banyak kasus, anak muda kerap kesulitan mendapat tempat dalam jabatan politik apalagi untuk pos sekelas…

Harus Lebih Fokus Membangun Koperasi

Harus Lebih Fokus Membangun Koperasi NERACA Jakarta – Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Teguh Boediyana mengungkapkan, secara nyata…

Wakil Wali Kota Denpasar Jadi Pembicara Pada Asia Pasific City Summit & Mayors Forum Tahun 2019

Wakil Wali Kota Denpasar Jadi Pembicara Pada Asia Pasific City Summit & Mayors Forum Tahun 2019 NERACA Jakarta - Asia…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Tubuh yang Lemah Rentan Depresi

Kondisi fisik dan kebugaran tubuh berhubungan erat dengan depresi. Penelitian menunjukkan, kondisi tubuh bagian atas dan bagian bawah yang lemah…

Kanker Paru Bisa Menyerang juga Non-perokok

Meski kerap diasosiasikan dengan penggunaan nikotin, namun kanker paru tak hanya menyerang para perokok. Salah satunya terjadi pada Kepala Pusat…

Rekomendasi Makanan buat Penderita Asam Urat

Pernah mengalami rasa sakit tiba-tiba pada sendi? Bisa jadi ini merupakan gejala asam urat. Sederet makanan ramah penderita asam urat…