Menyuburkan Hormon Meningkatkan Kehamilan

NERACA. Ditengah kemajuan jaman yang semakin cepat membuat orang harus bisa beradaptasi dengan baik. Hal itu tampak pada peningkatan sektor ekonomi dan finansial ditambah dengan perluasan dan pembangunan lapangan pekerjaan untuk menyerap tenaga kerja yang produktif. Tentu saja efeknya berimbas pada pola pikir manusianya, yang terkadang serba materialistik. Akhirnya, pandangan orang ketika mengenai hubungan perkawinan sedikit berubah, banyak yang mengatakan sebelum mapan belum mau menikah dahulu.

Menurut Soegiharto Soebijanto, Ketua Perkumpulan Fertilisasi In Vitro Indonesia, penundaan perkawinan karena masalah tersebut, akan mempengaruhi faktor kesuburan reproduksi hormon bila tidak diatasi dengan benar. Selain faktor tersebut, juga ada penyebab lainnya, yaitu kekurangan gizi dan pola makan yang salah dapat mengurangi kesuburan hormon, termasuk gaya hidup tidak sehat seperti merokok terutama pada kaum hawa. Penyakit keturunan dari gen orang tua sehingga reproduksi hormon kurang subur atau lemah. Nah, untuk mengantisispasi hal itu, ada hal-hal yang harus diperhatikan dan dilakukan, antara lain:

Pertama. Biasakan Hidup Sehat. Pola hidup sehat sebenarnya sangat baik untuk kehidupan Anda. Tidur sesuai waktu sehingga tubuh bisa beristirahat dengan cukup. Hasilnya tubuh Anda akan segar dan memulai aktifitas dengan penuh semangat.

Kedua. Hindari kebiasaan buruk. Merokok merupakan kebiasaan yang kurang baik tetapi sangat sulit untuk dihindari terutama kepada para pecandu rokok. Kurangilah sedikit demi sedikit kebiasaan itu, sehingga Anda nantinya bisa menghentikan kebiasaan buruk tersebut. Bila itu berhasil, maka kesehatan diri Anda terjaga serta pengeluaran keuangan Anda akan berkurang.

Ketiga. Konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Perbanyaklah mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran, terutama yang mengandung vitamin dan nutrisi yang sehat. Seperti, buah alpukat, pepaya, pisang, bayam, toge dan lain sebagainya. Buah dan sayur tersebut akan meningkatkan kesehtan dan produktivitas tubuh Anda, termasuk hormon. Demikianlah tips tersebut, semoga berguna bagi kesuburan hormon dan kesehatan Anda semua.

BERITA TERKAIT

Bisakah Internet Meningkatkan Literasi Membaca?

    Rendahnya minat dan kebiasaan membaca di Indonesia masih sangat dirasakan. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya akses, terutama untuk…

Meningkatkan Kompetensi E-Commerce SDM UMKM

  Oleh :Untung Juanto ST.MM., Pemerhati produktivitas SDM Electronic Commerce atau yang lebih di kenal e-commerce adalah proses pembelian, dan…

Meningkatkan Produktivitas TKI

Oleh :Untung Juanto ST, MM., Pemerhati Produktivitas SDM Pernyataan Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani di Jakarta, “Dibandingkan negara-negara…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Lingkungan Kerja Buruk Picu Serangan Jantung

Lingkungan kerja yang buruk ternyata berpengaruh pada kesehatan jantung. Bayangkan bagaimana rasanya memiliki bos yang tidak Anda suka, terjebak dalam…

Implan Otak, Kembalikan Penglihatan Orang Tunanetra

Implan otak berhasil mengembalikan penglihatan enam orang buta. Orang dengan kebutaan total kini bisa melihat kembali melalui mata mereka sendiri.Prosedur…

Waktu Terbaik Mendapatkan Sinar Matahari

Banyak orang beranggapan bahwa sinar matahari pagi di bawah pukul 09.00 WIB adalah yang terbaik untuk tubuh. Namun, anggapan itu…