Kesuburan Kandungan Menambah Keharmonisan

NERACA. Banyak pasangan dijaman sekarang mendambakan keturunan yang sehat. Wanita bisa hamil dengan mudah, karena memiliki tingkat kesuburan yang baik. Hal itu tidak lepas dari kesehatan sang wanita. Umumnya wanita yang sehat itu bisa menjaga kesehatan dengan asupan makanan bergizi dan kebiasaan hidup sehat, selain faktor gen dari pasangan suami istri tersebut.

Umumnya pasangan suami istri selalu mendambakan anak dari hasil perkawinan mereka sendiri, dan menjadi suatu anugerah yang mereka terima ketika mereka berhasil memiliki seorang anak dari hubungan mereka sendiri. Pastinya, rasa bahagia yang luar biasa bagi pasangan yang dianugerahi sang buah hati. Menjaga dan merawat serta mendidik anak-anak dengan penuh kasih sayang, merupakan hal yang terindah dalam kehidupan.

Betapa bahagianya, pasangan yang mendapatkan karunia seorang bayi mungil dan lucu yang bisa memberi ketenangan dan keteduhan bagi keharmonisan kehidupan rumah tangga. Mereka bisa mendidik dan merawat dengan cinta kasih dan mengarahkannya dengan baik dan benar sesuai kemampuan anak.

Hal itu, bisa terwujud karena adanya faktor-faktor yang mendukung, mulai dari kesehatan suami dan istri dan faktor kesehatan asupan gizi dan kebiasaan hidup sehat serta yang paling mendasar adalah gen. Akan tetapi pola hidup sehat seperti konsumsi makanan yang bergizi dan bernutrisi sangat penting bagi kesuburan kandungan wanita. Bila kedua pasangan tersebut telah membiasakan hidup sehat, maka kesuburan hormon pasangan akan sehat dan bisa saling menerima.

Saat ini saja, pertumbuhan penduduk Indonesia telah meningkat perlahan-lahan, tetapi setelah adanya program keluarga berencana, pertambahan penduduk dapat di atur dengan baik. Walaupun begitu masih mengalami kendala-kendala di luar rencana tersebut. Di kota-kota besar kini gaya hidup telah mengalami perubahan drastis, kebanyakan telah mengalokasikan hidup mereka demi karir untuk meningkatkan kesejahteraan ekonominya. Sehingga banyak yang menghabiskan waktu demi pekerjaannya saja dan cenderung melupakan atau menunda perkawinan untuk melahirkan regenerasi baru dari hubungan pasangan suami istri.

Pada hal semua harta tersebut, tidaklah menjadi kebahagiaan utama dibandingkan seorang anak yang terlahir dari hasil pernikahan, sehingga harta yang dicari menjadi bermanfaat untuk keluarga sendiri dan bila berlebih bisa memberi kepada yang membutuhkan. Betapa bahagia bila melihat orang lain bahagia dari uluran bantuan Anda. Banyaknya persoalan yang dihadapi oleh kebanyakan orang saat ini, karena faktor rutinitas pekerjaan yang mereka jalani sehingga waktu luang untuk memikirkan kehidupan kedepan, sehingga berumah tangga dan memiliki keturunan sering mereka abaikan atau menundanya.

Bila hal yang demikian terjadi, maka Anda akan menghadapi beberapa kendala kedepannya. Melihat angka umur kesuburan laki-laki dan wanita memiliki perbandingan, antara laki-laki yang subur dan dewasa berumur 25-60 tahun sedang wanita berumur 20-40 tahun. Pada wanita memiliki keterbatasan umur untuk kesuburan kandungan, karena pada usia 40 tahun wanita telah memasuki masa menapouse, yakni masa kehamilan yang telah hampir habis sehingga menua dan tidak bisa hamil lagi. Untuk laki-laki memang dianugerahi masa kesuburan yang lebih panjang dibandingkan seorang wanita. Umur 60-90 tahun saja masih bisa memberikan keturunan, menurut Budi Wiweko, dokter RSCM Klinik Yasmin Kencana, Jakarta.

Menurutnya, pasangan suami istri atau bahkan para laki-laki dan wanita, banyak yang menunda untuk mempunyai keturunan atau anak karena masih sibuk dengan karir mereka, atau mereka memiliki masalah pada kesuburan sel hormon, sehingga ada yang mengadopsi anak. Mengantisipasi hal itu, dokter Budi menyarankan bagi pasangan suami istri untuk mengikuti program bayi tabung. Program tersebut demi melayani masyarakat dalam hal kesuburan kandungan sehingga bisa berproduksi dengan baik.

Kesuburan kandungan itu sangat penting sekali bagi pasangan suami istri, sehingga tidak ada penyesalan dikemudian hari. Kehidupan berumah tangga yang paling utama adalah memperoleh keturunan, dengan lahirnya seorang anak dari rahim sendiri membuat kehidupan keluarga menjadi bahagia dan harmonis, serta adanya regenerasi yang melanjutkan kehidupan kedepannya.

BERITA TERKAIT

Tips Ampuh Menambah Energi di Siang Hari

Minimnya energi tubuh membuat aktivitas harian terasa menjengkelkan. Waktu pulang kantor belum tiba, mata sudah terkulai. Jika begitu, artinya Anda…

Butuh Teknologi Perbaiki Kesuburan Lahan Masam

NERACA Jakarta – Kalangan akademisi mengungkapkan kebijakan pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan masam atau lahan baru memerlukan teknologi yang mampu…

Dari 20%, Kandungan Biodiesel Ingin Ditambah Hingga 30%

    NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta kandungan nabati pada bahan bakar biodiesel ditingkatkan menjadi 30 persen…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Lingkungan Kerja Buruk Picu Serangan Jantung

Lingkungan kerja yang buruk ternyata berpengaruh pada kesehatan jantung. Bayangkan bagaimana rasanya memiliki bos yang tidak Anda suka, terjebak dalam…

Implan Otak, Kembalikan Penglihatan Orang Tunanetra

Implan otak berhasil mengembalikan penglihatan enam orang buta. Orang dengan kebutaan total kini bisa melihat kembali melalui mata mereka sendiri.Prosedur…

Waktu Terbaik Mendapatkan Sinar Matahari

Banyak orang beranggapan bahwa sinar matahari pagi di bawah pukul 09.00 WIB adalah yang terbaik untuk tubuh. Namun, anggapan itu…