Pemkab Kuningan Siap Bangun Beberapa Jalan Baru

NERACA

Kuningan – Pemkab Kuningan melalui Dinas Bina Marga saat ini tengah fokus dalam pembangunan jalan baru, terutama dalam menyelesaikan jalan lingkar Sampora-Panawuan. Bahkan kedepan, Bina Marga mempunyai ‘mimpi’ untuk membangun jalan lingkar Kuningan Timur dan menghidupkan garis hilang (missing line) di pelosok.

Kepala Dinas Bina Marga H. Rusliadi, melalui Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Ade Sukayat kepada Neraca, Kamis (22/9), menjelaskan, dalam putaran anggaran 2011 ini, ada beberapa kegiatan yang telah, sedang dan akan dikerjakan. Baik dari APBN, APBD Propinsi Jawa Barat maupun dari APBD Kuningan.

Kegiatan tersebut di antaranya, kegiatan jalan jembatan kontraktual sebanyak 154 paket dengan nilai Rp 55 milIar. Pemeliharaan jalan jembatan 10 paket kontraktual dan swakelola murni senilai Rp 8,6 milIar. Pembangunan Jalan Bersama Masyarakat (PJBM) untuk 99 desa senilai Rp 4 milIar.

“Proyek yang dilelangkan sudah ada tiga tahap, dan semua pengerjaannya hampir 50 persen. Untuk pemeliharaan dan swakelola murni sudah berjalan, dan yang PJBM telah di-launching oleh Bupati pada Jumat kemarin (16/9),” jelas Ade.

Ade lebih lanjut menjabarkan, ke-154 paket dengan dana Rp 55 milIar tersebut terdiri dari, melanjutkan pembangunan jalan baru Sampora-Caracas-Panawuan. Jalan baru sepanjang 3,5 km tersebut di putaran tahun ini akan dibangun tembok penahan tanah, saluran dan sebagian pembentukan kontruksi dasar pondasi jalan (base) dengan tujuh paket.

Dia berharap proyek pembangunan tersebut bisa mendapat respon dari pemerintah pusat maupun dari provinsi dan akan lebih efektif lagi jika proyek tersebut semuanya dari APBN maupun dari APBN Provinsi Jabar. Setelah menyelesaikan jalan lingkar tersebut. rencananya Bina Marga akan membuat jalan lingkar Kuningan Timur dengan jalan eksklusif dengan lebar 25 m, dua jalur, trotoar dan lampu.

“Sekarang sudah ada geometrik desaign-nya, tinggal menunggu keputusan final. Tidak sekedar jalan lingkar Kuningan Timur, program spektakuler Bina Marga juga akan menghidupkan Kuningan Selatan. Di mana disana banyak garis hilang dan akan dihubungkan sehingga masyarakat tidak sulit untuk mencapai ke Kota Kuningan, sehingga nanti hanya bisa dicapai dalam beberapa menit saja,” papar Ade.

Related posts