Bank Mandiri Depok Prioritaskan Nasabah Minimal Setengah Miliar

NERACA

Depok – Pelayanan perbankan memang sangat kreatif, apalagi untuk menjaring nasabah yang uangnya banyak. Salah satu di antaranya adalah Bank Mandiri. Pekan ini kantor cabangnya di Depok telah dibuka outlet khusus dengan nama “Nasabah Mandiri Prioritas”. Andalan programnya ini adalah; memberi pelayanan dalam melakukan kegiatan perbankan tanpa harus mengantri panjang di teller.

Wakil Walikota Depok DR. KH. Idris Somad hadir untuk meresmikan outlet di Kota Depok dari 47 outlet yang telah tersebar sebelumnya di seluruh Indonesia. “Ini sebuah anugerah dapat hadir dalam meresmikannya,” ujarnya sebagaimana dalam siaran pers Humas Pemerintah Kota Depok.

Menurutnya, waktu adalah peluang untuk melakukan suatu kebaikan. Juga berharap agar acara launching ini, Bank Mandiri dapat memberikan kontribusi menggerakkan roda perekonomian yang lebih baik dan mampu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat Depok dalam berbagai usaha, khusunya juga bagi usaha mikro, kecil dan menengah.

Wakil Walikota berharap, peresmian ini merupakan salah satu program yang sesuai dengan visi misi Kota Depok; yakin terwujudnya Kota Depok yang maju dan sejahtera. Artinya, pelayanan yang diberikan secara ekslusif dan priritas bagi nasabah yang memiliki dana besar, juga akan berdampak bagi nasabah yang nasabah yang kurang dari persyaratan yang ditetapakan dalam program outlet prioritas tersebut.

Idris Somad menjelaskan, ada tiga tiga strategi untuk menggerakkan roda perekonomian agar masyarakat Kota Depok makmur. “Meningkatkan produk lokal hingga mampu menembus pasar ekspor dan mengatur arus barang dan jasa impor,” katanya

Selain itu, lanjutnya, melakukan revitalisasi dan meningkatkan sumber daya potensial lokal yaitu sumber daya manusia. Karena, Kota Depok sangat miskin dan tidak memiliki potensi sumber daya alam.

Namun Idris Somad optimis dan berkeyakinan, SDA produk khas Depok memiliki daya saing dan terbukti menembus pasar ekspor ke berbagai negara di Asia dan lainnya. Misalnya, Ikan Hias dan produk industri kecil pakaian jadi, sepatu dan kerajinan.

Bahkan saat ini juga sedang dikembangkan ikon Kota Depok sebagai Kota Belimbing Dewa, berbagai produk olaha yang memiliki cita rasa dan khasiat yang berbeda dengan kota-kota lainnya.” Sebetulnya masih banyak lagi produk potensian masyarakat depok yang perlu dikembangkan, tapi belum maksimal karena keterbatasan dana untuk permodalan,” ujar Idris Somad meminta Bank Madiri Cabang Kota Depok dapat berperan untuk ini.

BERITA TERKAIT

KMTR Bidik Rp 583 Miliar dari Rights Issue

Perkuat modal dalam pengembangan bisnisnya, PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) berencana melakukan penambahan modal dengan skema Hak Memesan Efek Terlebih…

Gelar Private Placement - J Resource Asia Bidik Dana Rp 534,49 Miliar

NERACA Jakarta – Danai eksplorasi untuk menggenjot produksi tambang emas lebih besar lagi, PT J Resource Asia Pasifik Tbk (PSAB)…

Ciptakan Lingkungan Bersih - Allianz Beri Pelatihan Bank Sampah Gusling

Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi masalah yang belum tertangani secara optimal, bahkan sebagian belum tertangani dengan baik. Alhasil, memberikan dampak…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Wagub Jabar: Pembentukan DOB Tidak Bisa Ditawar Lagi

Wagub Jabar: Pembentukan DOB Tidak Bisa Ditawar Lagi NERACA Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) Uu Ruzhanul Ulum…

KPU Kota Sukabumi Lakukan Seleksi Relasi

KPU Kota Sukabumi Lakukan Seleksi Relasi NERACA Sukabumi - Sebanyak 91 orang memenuhi persyaratan administrasi dalam seleksi penerimaan relawan demokrasi…

Nilai Ekspor Banten November 2018 Turun 3,42 Persen

Nilai Ekspor Banten November 2018 Turun 3,42 Persen NERACA Serang - Nilai ekspor Banten turun 3,42 persen pada November 2018…