Bau Mulut

NERACA. Banyak orang yang mengeluh dengan bau mulut ketika menghadapi lawan bicara yang kebetulan nafas mulutnya berbau. Akan tetapi, kebanyakan mereka jarang mengatakan langsung kepada orang tersebut. Hanya sedikit orang yang berani mengatakan langsung kepada orang yang menderita bau mulut.

Nah, apalagi bila bau mulut dialami oleh diri sendiri, tentunya sangat menjengkelkan bukan? Bau mulut memang sangat menjengkelkan ketika kita sedang berada ditengah-tengah suasana formal atau khalayak umum. Rasanya sangat memalukan dan rasa percaya diri berkurang ketika sedang melakukan komunikasi kepada klien. Saat ini saja, jumlah orang yang mengalami bau mulut meningkat lebih dari seratus juta orang yang dikenal dengan bahasa medisnya halitosis.

Umumnya orang yang tidak menjaga kebersihan dan kesehatan mulut pasti akan mengalami bau mulut. Bau yang tidak enak biasanya timbul akibat pembusukan sisa-sisa makanan yang terjebak disela-sela gigi Anda. Pentingnya menyikat gigi dan flossing secara teratur sangat bermanfaat bagi kesehatan gigi dan mulut.

Bau mulut disebabkan oleh beberapa faktor terutama dari makanan yang dikonsumsi diantaranya adalah bawang putih atau makanan dengan bau yang tajam. Disamping itu ada penyebab lain yang menimbulkan bau mulut seperti bakteri. Bakteri sangat senang berada didalam mulut, karena mulut merupakan tempat yang basah. Disana mikroorganisme banyak bersembunyi di celah-celah gigi dan lidah. Pada saat bakteri-bakteri ber-epidemic, mereka biasanya mengeluarkan racun yang mengeluarkan bau yang tak sedap.

Selain bakteri, ada Tonsil yang disebut amandel. Pada bagian dalam amandel terdapat lubang yang disebut cryps. Pada bagian cyrps inilah terjadinya sumber bau mulut, karena di dalam jaringan limfe yang berbentuk bulat pada tonsil mengalami pembengkakan dan disitulah banyak terselip sisa-sisa makanan. Sisa makanan itu membusuk dan menjadi makanan bakteri yang diurai dan mengeluarkan bau yang kurang sedap.

Ditambah makanan beraroma tajam seperti ikan, durian, jengkol dan bawang putih bisa menyebabkan bau tak sedap pada mulut walaupun sudah menyikat gigi. Menghindari kebiasaan buruk seperti merokok, minum kopi atau minuman yang beralkohol. Gangguan perut pun bisa menyebabkan bau mulut pada saat bersendawa. Penyakit infeksi saluran napas, infeksi sinus kronis, diabetes, gangguan ginjal, lever, dan asam refluks kronis.

Untuk mengantisipasi bau mulut maka kebiasaan hidup sehat harus dibiasakan seperti menyikat lidah untuk membersihkan bakteri. Lidah merupakan organ mulut yang secara mikroskopik dengan jutaan sel dan pori-pori dimana kebanyakan partikel, enzim dari sisa makanan dan bakteri terjebak didalamnya. Membersihkan lidah dengan baik dan benar dapat mengurangi dan menghilangkan bau mulut.

Selalu menyegarkan mulut dengan bahan penyegar mulut merupakan hal yang positif walaupun bukan untuk menghilangkan sepenuhnya. Mengunyah permen karet dapat mengalirkan saliva atau air liur dan menghilangkan nafas tak sedap. Biasanya bila mulut kering akan menyebabkan masalah bau mulut. Selain itu, air ludah juga dapat mengikis aroma nafas tak sedap. Itulah kenapa bila saat bangun tidur, mulut menjadi bau karena produksi alir liur menurun ketika tidur dan partikel serta bakteri melekat didalam mulut.

Memakan permen karet sangat berguna sekali untuk menambah produksi air liur. Permen karet yang baik adalah permen karet yang tanpa gula atau dengan pemanis xylitol. Itulah sebabnya permen karet tanpa gula sangat berfaedah, karena dengan mengunyahnya akan merangsang produksi air liur. Pilihlah permen karet dengan pemanis xylitol karena pemanis ini tidak hanya dapat meningkatkan produksi air liur ,tetapi bekerja mencegah pertumbuhan bakteri dalam mulut.

Menggunakan bahan alami seperti kayu manis yang mampu menghilangkan bau tak sedap pada mulut Anda. Menurut penelitian yang dilakukan bahwa zat yang terkandung pada kayu manis dapat menghilangkan aroma bau mulut. Disamping itu, kayu manis mengandung zat yang mampu mengurangi pertumbuhan bakteri didalam mulut.

Untuk lebih terjamin dalam menjaga kesehatan pada gigi Anda, konsumsi vitamin C dan D. Vitamin tersebut biasanya memberi kekebalan pada anti body sehingga bisa memberi kesehatan mulut dan gigi. Sebaiknya berkonsultasi pada dokter agar tidak melebihi dosis seehingga aman untuk diri Anda.

Related posts