Penyakit Gigi Dan Penyembuhannya.

Gigi merupakan bagian tubuh yang sangat penting dilihat dari segi fungsi pada kehidupan manusia. Untuk aktifitas makan dan minum tentunya bagian tubuh yang pertama kali mengelolah makanan adalah gigi yang berada didalam mulut. Tentunya bila terjadi gangguan pada gigi seperti gigi keropos, sariawan dan sebagainya maka fungsi mulut dan gigi akan mengalami kerusakan untuk mengelolah makanan dan enzim. Umumnya orang menyebut sebagai sakit gigi yang rasa sakitnya akan cukup parah bila tidak ditangani dengan baik.

Neraca. Kesehatan gigi itu harus dijaga dimulai dengan membersihkan bagian mulut agar tidak kotor karena bila di bagian mulut kotor bisa jadi sumber infeksi yang sistemik, seperti penyakit ginjal, pembuluh darah, penyakit jantung, infeksi sinus, bahkan pada ibu hamil bisa menyebabkan melahirkan bayi dengan bobot berat rendah.

Salah satu penyakit gigi yang dikenal dengan bahasa medisnya adalah periodontal, merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi dari serangan 400 jenis bakteri yang bersarang di dalam karang gigi (calculus), umumnya terdapat pada leher gigi. Bakteri-bakteri tersebut merupakan sumber utama penyebab infeksi yang epidemik melalui aliran darah yang menempel dan memakan sisa-sisa makanan di bagian gigi dan tubuh. Sifat dari bakteri ini, walaupun telah dibasmi tetapi bila kurang bersih maka bakteri tersebut akan menginfeksi kembali.

Gejala penyakit periodontal yang ringan disebut gingivitis atau peradangan yang terjadi pada gusi. Umumnya gejala penyakit tersebut dapat dikenali dengan ciri gigi bewarna merah dan mudah berdarah. Untuk kondisi yang lebih parah/berat, bakteri ini dapat merusak tulang-tulang pendukung gigi yang mengakibatkan abses periodontal. Abses periodontal merupakan penyakit gigi dengan ciri yang dapat diketahui yaitu gigi bernanah. Bila gigi telah mengalami kerusakan sampai mengeluarkan nanah bisa mengakibatkan gigi copot.

Disamping itu, yang dapat memperparah penyakit periodontal adalah kebiasaan merokok dan beberapa penyakit lainnya seperti diabetes. Bila sudah terjadi maka rasa yang dialami oleh penderita periodontal akan sangat menyakitkan dan umumnya fisik pada mulut akan bengkak pada bagian pipi serta gusi.

Gejala-gejala yang dialami pada penderita penyakit periodontal dapat berupa bau mulut yang tidak hilang, kemungkinan hal itu terjadi akibat penderita tidak melakukan pembersihan gigi dengan menggosok gigi sesuai aturan kesehatan. Kemudian rasa sakit pada saat mengunyah karena pembengkakan yang terjadi pada gigi yang telah terserang bakteri.

Selanjutnya, gejala yang dialami adalah gusi merah dan membengkak akibat serangan bakteri yang telah menjangkiti bagian gigi dan mulut. Penderita biasanya mengalami rasa sakit cukup menyerihkan pada bagian gigi yang terkena bakteri tersebut.

Kemudian gusi yang sakit dan berdarah akibat serangan bakteri yang meningkat dan menginfeksi bagian gigi tersebut. Akibatnya penderita akan merasakan rasa sakit yang sangat. Rasa sakit itu timbul karena, infeksi yang telah merasuk kedalam gigi sehingga menyebabkan luka pada bagian gusi dan gigi keropos. Ditambah lagi dengan gigi goyang dan gigi sensitive akibat bakteri yang telah menyerang sampai ke tulang gigi. Bakteri itu memakan sisa makanan yang menempel pada bagian gigi, sehingga gigi mengalami keropos dan luka.

Untuk pencegahan terhadap penyakit periodontal agar tidak menyerang mulut khususnya bagian gigi, yang pertama bisa dilakukan dengan membiasakan diri untuk menyikat gigi setiap habis makan dengan pasta gigi yang mengandung bahan fluoride. Kebiasaan ini sangat penting sekali untuk kesehatan gigi dalam jangka panjang.

Kemudian membiasakan membersihkan sela-sela antara gigi dengan dental floss berfungsi mengangkat sisa-sisa makanan yang terdapat di leher gigi dan dibawah gusi. Disinilah biasanya bakteri banyak berkumpul untuk memakan sisa dari makanan yang sulit dibersihkan. Bila ada gigi berlubang, berkarang dan berdarah itu karena bakteri paling nyaman untuk merusak bagian gigi-gigi Anda.

Membiasakan hidup sehat dengan memakan makanan yang bergizi yang sesuai dengan kebutuhan gizi Anda. Hal ini sangat perlu untuk meningkatkan anti body pada tubuh maupun pada bagian mulut dan gigi sehingga bakteri tidak mudah merusak bagian gigi. Selain itu, berkonsultasilah pada dokter gigi secara teratur untuk memerikasa bagian gigi dan gusi, apakah ada potensi penyakit gigi atau memang ada gejala penyakit yang telah terjadi sehingga bisa ditangani dengan baik.

Related posts