Volvo Kuatkan Pasar Alat Berat Indonesia

NERACA. Sebagai salah satu penyuplai alat-alat berat terbesar di Indonesia, Volvo sebagai salah satu produsen alat berat dari Swedia, telah lama melakukan kerjasama dengan PT. Intraco Penta Tbk (INTA). 29 tahun bukanlah waktu yang pendek untuk melakukan kerjasama. Menurut Derrick Sim, President Direktur PT. Volvo Indonesia, butuh yang namanya saling motivasi dan juga mendukung dalam berbagai hal. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi Volvo di Indonesia. Penandatanganan Kerjasama antara Volvo Construction Equipment dan Indotruck Utama serta Intraco Penta.

Penandatangan kerjasama ini juga menghadirkan Derrick Sim, President Direktur PT. Volvo Indonesia, Petrus Halim, President Direktur PT. Intraco Penta, Tbk dan Bambang Prijono, Direktur Operasional PT. Indotruck Utama.

Derrick Sim menambahkan penunjukan ITU sebagai distributor kedua ini, merupakan salah satu rencana ke depan Volvo CE untuk mengembangkan kehadirannya di Indonesia. Hal ini didasarkan melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus bertumbuh, dan terjadi penguatan GDP Indonesia cukup kuat di kuartal kedua 2011 yang tumbuh 2,9 persen dari kuartal sebelumnya.

Dengan dua distributor terpercaya ini, lanjut Sim, Volvo CE akan lebih dapat menawarkan pelanggan kepada akses dan pelayanan yang lebih baik dari sebelumnya, baik untuk penjualan ataupun after sales. Dua distributor ini, akan melayani pasar yang berbeda, ITU, akan melayani pasar Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara dan Papua, sementara INTA, akan menangani wilayah Kalimantan, Sulawesi dan Maluku.

“Dengan pertumbuhan pasar yang fenomenal yang terjadi di Indonesia saat ini, kami percaya, ini merupakan saat yang tepat untuk mengembangkan pelayanan kami di seluruh Indonesia,” demikian tegas Derrick.

Lebih lanjut ia mengatakan, Volvo CE sudah memeiliki hubungan yang baik selama hampir 30 tahun dengan INTA dan ia berharap hubungan baik yang sudah terjalin dapat terus ditingkatkan dan hubungan yang sama juga diharapkan bisa terjadi dengan Indotruck.

Sementara, Bambang Prijono, Direktur Operasional ITU mengatakan, sangat bangga bisa bekerjasama dengan nama besar Volvo. Bersama-sama INTA akan menangkap pasar alat berat di berbagai sektor, terutama pertambangan dan konstruksi di Indonesia.

Namun demikian, Bambang tidak berani menyebut, berapa target penjualan Volvo yang akan dipasarkan di tahun ini atau tahun-tahun mendatang. Namun sebagai perusahaan yang sudah memiliki cabang di 32 wilayah di Indonesia. Hanya ia optimis, bisa memenuhi target yang diberikan oleh Volvo. “Kita belum bisa memaparkan soal target penjulan dan sebagainya, tetapi kita optimis bisa memenuhi target yang ditetapkan oleh Volvo CE,” ujarnya usai Konferensi pers.

Sementara itu, Petrus Halim, President Direktur Intraco Penta, mengatakan, sangat antusias dengan bentuk kerjasama yang baru tersebut. Ia mengaku, tidak pesimis bahwa dengan adanya ITU sebagai distributor baru Volvo, akan memangkas target penjualan alat berat Inta. Ia berkeyakinan, Kalimantan dan Sulawesi merupakan daerah yang menjadi wilayah distribusinya adalah daerah yang memiliki potensi bertumbuh, terutama di sektor pertambangan.

Terlebih lagi, lanjutnya, wilayah Indonesia sebagai daerah kepulauan, proses pendistribusian, akan lebih sulit dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Karena itu, pembagian pendistribusian dengan ITU, akan semakin menguatkan penjualan alat berat Volvo. “Kami memiliki 33 cabang dan Indotruck punya 32, tentu ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk memenuhi pasar di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Soal target penjualan, Petrus mengatakan, tidak akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun lalu, ujarnya, penjualan alat berat Volvo mencapai 50 persen lebih. Tahun ini, ia menargetkan 50 persen lebih juga.

Related posts