Kisah Dua Bocah Detroit - Sejarah Cuci Mobil

Neraca. Siang itu, dua orang anak muda terlihat sedang menunggu sesuatu. Sebuah ember dan spons mobil berada diantara mereka. Dari ujung jalan berdebu, muncul sebuah mobil menghampiri lalu berhenti dihadapan mereka. Wajah mereka pun berseri, seorang lekas mengambil air, lainnya menghampiri si pemilik mobil dan menyapanya, “Cleaning, sir.”

Peristiwa disudut Kota Detroit Amerika tahun 1914, diyakini sebagai awal sebuah bisnis pencucian mobil. Seiring bergeraknya pendulum waktu, 25 tahun kemudian, metode pencucian mobil dengan menggunakan mesin pompa kemudian dibuka di Hollywood, California.

Dua bocah desa asal Detroit itu mungkin akan terbangun dari kuburnya, bila usaha yang mereka lakukan semasa muda kini menjadi bagian dari bisnis jutaan dolar seantero dunia. Betapa tidak, di Amerika saja sudah berjamur lebih dari 20.000 pencucian mobil otomatis, yang dapat mencuci lalu mengeringkan mobil hanya dalam waktu 30 detik, tanpa disentuh tangan manusia. Beberapa usaha pencucian mobil mengaku dapat menangani 20.000 mobil per bulan, dengan keuntungan US$ 200.000 setahun. Fantastis.

Namun bisnis dinegeri “Paman Sam,” tidak seperti di Indonesia. Karena ketika musim salju tiba, hanya sedikit pemilik kendaraan yang mencuci mobilnya ditempat pencucian mobil.

Sebuah riset bisnis yang dilakukan sebuah universitas menyebutkan, bahwa suksesnya bisnis pencucian mobil tergantung tiga faktor; lokasi, frekuensi kendaraan, dan pelayanan.

National Restaurant Association memperkirakan, bahwa pelanggan yang puas atas hasil pencucian mobil, akan menceritakan pada orang lain pengalaman memuaskan mereka, dan sebaliknya bagi pelanggan yang tidak puas, akan memberitahu 7 sampai 11 orang lain pengalaman buruk mereka.

Lalu mengapa riset dilakukan asosiasi restoran? Karena bisnis pencucian mobil adalah bisnis penunjang dari banyak restoran di Amerika. Hampir 500.000 restoran (disisi jalan) di Amerika Serikat memiliki tempat pencucian mobil. Logikanya mudah, orang butuh mobil mereka bersih dan mereka juga perlu makan. Maka menjadi wajar, jika menggabungkan keduanya menjadi satu kegiatan bisnis.

Keputusan manajemen yang sedang berlangsung di cuci mobil meliputi: pemeliharaan peralatan, manajemen keuangan, pengendalian limbah, manajemen personalia, orang depan dan manajer, kru mencuci baris, kasir, program pelatihan, dan aturan mendirikan (jam kerja, penampilan, hukuman, dll ). Semua bidang ini semua akan diawasi oleh Kirt Lansing yang telah memiliki pengalaman dalam mencuci mobil dan dalam situasi manajemen lainnya.

Pengambilan keputusan yang sedang berlangsung di restoran akan mencakup desain menu, set-up, tata letak, stasiun server, pencuci piring, perabotan, kasir stasiun, toilet, arus lalu lintas karyawan, mengambil pesanan prosedur, penanganan error, persediaan, pengendalian persediaan, kepegawaian, pelatihan, dan pembersihan. Sally Odle sebelumnya telah dimiliki dan berhasil menjalankan dua restoran dan memiliki pengalaman untuk mengawasi operasi ini.

Kami menjual kebersihan. Kami juga menyadari bahwa kesan pertama yang sangat penting dan akan selalu meletakkan kaki terbaik kita ke depan.

Ada unit restoran hampir 500.000 di Amerika Serikat. Namun, ada sangat sedikit yang telah digabungkan dengan layanan penuh mencuci mobil. Pertandingan tampak sempurna. Orang membutuhkan mobil mereka dibersihkan dan mereka juga perlu makan. Dalam dunia yang sibuk sekarang ini, tampaknya wajar untuk menggabungkan keduanya menjadi satu operasi. Ini kunci bisnis pencucian, baik motor, pakaian, maupun mobil.

BERITA TERKAIT

Penilaian IGJ - Dua Aspek Lemahkan Indonesia Dalam Perdagangan Internasional

NERACA Jakarta – Peneliti senior Indonesia for Global Justice (IGJ) Olisias Gultom menilai, terdapat dua aspek yang membuat lemah Indonesia…

Kinerja Memburuk, Dua Komisaris Minta RUPS Ganti Dirut Garuda

NERACA   Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, rencananya akan digelar akhir bulan ini,…

Ilusi Pertumbuhan Dua Digit

Oleh: Nailul Huda Peneliti INDEF Saat debat kelima Pilpres 2019, salah satu Paslon mengutarakan keinginan untuk memperbaiki ekonomi hingga tumbuh…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…