Zona Pusat Tekstil Ramaikan Thamrin City

NERACA

Jakarta - Di tengah membaiknya indeks konsumen belakangan ini, Pusat Belanja Thamrin City terus melengkapi aneka kebutuhan konsumen sebagai upaya untuk meningkatkan posisi sebagai pusat belanja terlengkap di pusat kota Jakarta.

Menurut PR and Promotion Manager Thamrin City Lucy Ratna, kehadiran zona pusat tekstil ini untuk melengkapi keberadaan Thamrin City sebagai tujuan belanja. Sebelumnya di lokasi belanja ini sudah dikenal dengan pusat batik Nusantara dan Busana Muslim.

Diharapkan zona pusat Tekstil memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin berbelanja kain. "Kehadiran Zona Pusat Tekstil Thamrin City untuk memenuhi kebutuhan konsumen dari luar maupun dari internal yaitu para pedagang busana di Thamrin City yang memerlukan bahan dasar kain," ujarnya, pekan ini.

Dia mengakui, kehadiran zona pusat tekstil ini sudah dirintis sejak tahun 2013 dengan kerja keras ini telah berhasil menghadirkan puluhan pedagang tekstil yang berjualan di zona pusat tekstil Thamrin City. "Usaha menghadirkan pedagang tekstil melalui kerjasama yang saling menguntungkan," kata Lucy.

Keberadaan zona ini, menurut Lucy, memang dikhususkan untuk melayani pembelian dalam jumlah yang besar, untuk memenuhi kebutuhan para pedagang yang memerlukan kain dalam jumlah besar atau gulungan.

Para pedagang tekstil yang semula berasal dari pasar Tanah Abang, Pasar Cipulir, Pasar Baru dan beberapa tempat lain, kini sudah menikmati keuntungan berdagang di Thamrin City. Kenyamanan berdagang dan menikmati keuntungan tersebut sudah dirasakan Desi Natalia, pemilik Toko Sepakat Jaya Tekstil di zona pusat tekstil Thamrin City.

Menurut Desi, tokonya menjual kain dalam bentuk gulungan dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan di pasar Tanah Abang dan tempat lainnya. Tokonya juga melayani pembeli dari luar kota dan juga dari luar negeri yang biasanya membeli tekstil dalam jumlah besar.

Disaat ramai, menurut Desi, omset penjualanny bisa mencapai Rp 500 juta dalam sebulan. "Kami yakin ke depan akan semakin ramai belanja disini karena kualitas tekstil yang bagus dan lokasi yang dekat dan kenyamanan berbelaja di Thamrin City," ujarnya.

Keuntungan berdagang tekstil juga dirasakan Elly, pemilik toko Aneka Baru di lantai Dasar 1 Blok A Thamrin City. Sebelumnya Elly berdagang di Pasar Tanah Abang dan kemudian memilih bergabung ke Thamrin City. "Berdagang Tekstil di Thamrin City selain menguntungkan juga kenyamanan dan keamanan sangat bagus,"ujarnya.

Berbeda dengan pedagang di Pusat Zona Tekstil Thamrin City yang berjualan secara gulungan , di tokonya ini, Elly berjualan kain dari harga Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu perbaju ( ukuran 2 meter). Usaha yang digelutinya sejak lama ini, sudah mendatangkan keuntungan yang signifikan. Elly kini mendapatkan omset Rp 300 juta hingga Rp 500 juta per bulan.

BERITA TERKAIT

Laju IHSG Belum Beranjak dari Zona Merah

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan Selasa (11/12), indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih tertahan di…

2019, Belanja Pemerintah Pusat Rp1.634 Triliun

    NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan belanja pemerintah pusat pada tahun 2019 akan mencapai…

Ramaikan Harbolnas - Bukalapak Targetkan Transaksi Rp 1,6 Triliun

NERACA Jakarta - Meriahkan hari belanja online nasional (Harbolnas) di akhir tahun ini, Bukalapak yang selalu berpatisipasi selalu menghadirkan banyak…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Penuh Inovasi, Menperin Apresiasi IKM Batik Jambi

  NERACA Jakarta – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan apresiasi kepada para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) sektor batik…

KKP Nyatakan Angka Konsumsi Ikan 2018 Lampaui Target

NERACA Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan angka konsumsi ikan nasional pada tahun 2018 ini diperkirakan telah melampaui…

Indonesia Latih Petani Hortikultura Timor-Leste

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia memberikan pelatihan teknis hortikultura kepada petani Timor Leste di desa Oesilo, Oecussi untuk membangun ekonomi…