Garap Blok Kangean, Capitalinc Cari Mitra Strategis - Butuh Dana US$40 Juta

NERACA

Jakarta -PT Capitalinc Investment Tbk saat ini tengah mencarimitra strategis untuk menggarap blok minyak dan gas milik perseroan di Kangean, Jawa Timur. Pasalnya, untuk mengeksplorasi blok migas tersebut, perseroan membutuhkan dana antara US$35 juta - US$40 juta per sumur.Direktur Capitalinc Investment, Hendrayanto Martasakti mengatakan, mitra yang dibutuhkan perseroan untuk menggarap blok Migas harus berskala besar.

Hal tersebut dibutuhkan karena investasi yang pada blok tersebut cukup besar."Kami tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan migas asing. Tapi saat ini belum bisa kami umumkan," kata Hendrayanto, di Jakarta, Senin (27/4). Seperti diketahui,Blok Migas Kangean berada di lepas pantai, oleh sebab itu, nilai investasinya cukup besar. Menurut Hendrayanto, kedalaman sumur untuk mengeksplorasi kawasan tersebut kurang lebih sedalam 450 meter.

Pada kesempatan yang sama, salah satu anak usaha Capitalinc Investment,PT Kutai Etam Petroleum, siap menggelontorkan dana sebesar US$10,02 juta atau sekitar Rp130 miliar untuk mengebor Sumur Wildcat Bantuas-1 di Seinangka dan Bantuas-2, di West Tutung-1.

Direktur Utama PT Kutai Etam Petroleum, Frederik Augustinus Hehuwat mengatakan, pemboranSumur Wildcat Bantuas-1 rencananya akan dilakukan pada Juli 2015 mendatang. SedangkanpemboranSumur Wildcat Bantuas-2 dimulai pada September 2015 mendatang."Terkaitakuisisi seismik 2D akan kita mulai di bulan Agustus 2015. Seluruh dana berasal dari kas internal perusahaan," tukasnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Garap Proyek Jalan Tol - Waskita Karya Raih Pembayaran Rp 1,9 Triliun

NERACA Jakarta - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) selaku kontraktor yang menggarap proyek ruas tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang -…

Bidik Bisnis Tumbuh 10% di 2019 - Tifa Finance Butuh Pendanaan Rp 1 Trliun

NERACA Jakarta – Perusahaan pembiayaan kendaraan, PT Tifa Finance (TIFA) menargetkan bisnis cukup konservatif dnegan menetapkan target pertumbuhan 5%-10% di…

Butuh Rp600 Triliun untuk Benahi Transportasi Jabodetabek

  NERACA   Jakarta - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) membutuhkan pembiayaan Rp600 triliun untuk mengimplementasikan Rencana Induk Transportasi Jabodetabek…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Cukai Rokok Tetap, Minuman Alkohol Naik

  NERACA   Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan penyesuaian tarif cukai minuman yang mengandung etil alkohol (MMEA) dan konsentrat…

PNBP Sektor Tambang Lampaui Target

      NERACA   Jakarta - Asosiasi Pertambangan Indonesia (IMA) memuji kinerja sektor pertambangan yang berperan atas realisasi Penerimaan…

Penampungan Limbah di Atas Sesar Gempa Rentan Rusak

      NERACA   Medan - Keandalan instalasi penampungan limbah terhadap resiko bencana gempa menjadi salah satu persoalan yang…