Laba Bersih Acset Indonusa Turun 45,8%

NERACA

Jakarta - PT Acset Indonusa Tbk (ACST), anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR), mencetak laba bersih sebesar RP 12,1 miliar selama kuartal I – 2015 atau turun 45,8% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar RP 22,3 miliar. Meski laba turun, pendapatan naik 19,7% dari Rp 261,6 miliar menjadi Rp 313,3 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (27/4).

Sementara itu, total aset selama kuartal I – 2015 tercatat sebesar Rp 1,5 triliun atau tumbuh 4,7% dibandingkan periode sama 2014 senilai Rp 1,4 triliun. Adapun total liabilitas meningkat dari Rp 826,3 miliar menjadi Rp 884,1 miliar.

Lebih jauh, Manajemen Acset mengungkapkan, pihaknya juga mencatat penurunan utang bank sebesar 45% atau sekitar Rp 101,7 miliar. Hal ini disebabkan oleh pelunasan utang menggunakan dana pinjaman dari pemegang saham. Sebagai gantinya ada kenaikan utang pemegang saham sebesar Rp 260 miliar, yang merupakan pinjaman dari PT Karya Supra Perkasa untuk melunasi pinjaman dengan suku bunga lebih tinggi.

Selama tiga bulan pertama tahun ini, Acset berhasil meraih kontrak baru senilai Rp 1,3 triliun. Jumlah ini setara 75% dari total total target kontrak baru perseroan hingga akhir tahun sebesar Rp 2 triliun. Kata Presiden Direktur Acset Indonusa, Ronnie Tan, kontrak itu berasal dari proyek pembangunan Thamrin Nine dan Langham Senopati Project. Mengingat nilai kontrak baru cukup besar, perseroan kemungkinan akan merevisi naik target yang semula ditetapkan.“Dalam beberapa bulan mendatang kami akan fokus memenuhi target Rp 2 triliun. Jika tercapai, ada kemungkinan kami revisi,”ujar Ronnie.

Dia mengakui, target yang dipasang perseroan cukup konservatif. Target ini belum memperhitungkan potensi proyek yang akan diperoleh dari Grup Astra. (bani)

BERITA TERKAIT

CLEO Bukukan Laba Bersih Rp 12,56 Miliar

NERACA Jakarta – Pada kuartal pertama 2018, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) membukukan laba bersih tumbuh sebesar 44,56% menjadi Rp…

Konsumsi Premium Di Jawa Madura dan Bali Turun 50%

    NERACA   Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat bahwa konsumsi bahan bakar minyak (BBM)…

Djakarta Lloyd Peroleh Laba Rp36,6 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Djakarta Lloyd (Persero) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Gedung Kementerian…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Atas Nama Kepentingan Masyarakat - Pemprov DKI Lepas 26,25% Saham Delta Djakarta

NERACA Jakarta – Komitmen pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk tidak berinvestasi yang tidak menyangkut pada kepentingan masyarakat dibuktikan dengan keseriusan…

CLEO Bukukan Laba Bersih Rp 12,56 Miliar

NERACA Jakarta – Pada kuartal pertama 2018, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) membukukan laba bersih tumbuh sebesar 44,56% menjadi Rp…

Produk Lindung Nilai LQ45 Bakal Dirilis

Dalam rangka meningkatan pertumbuhan transaksi di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal meluncurkan produk single share option untuk…