Nilai Emisi Obligasi Capai Rp 18,87 Triliun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi surat utang atau obligasi dan sukuk sepanjang 2015 ini sebanyak 17 emisi dari 15 emiten senilai Rp18,87 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (27/4).

Kata PH Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group 2 BEI, Goklas Tambunan, jumlah itu bertambah seiring dengan dicatatnya obligasi berkelanjutan II Indomobil Finance Indonesia tahap I tahun 2015 dengan tingkat bunga tetap yang mulai dicatatkan di BEI.

Dijelaskan, obligasi berkelanjutan II Indomobil Finance Indonesia tahap I tahun 2015 yang dicatatkan itu dengan nilai nominal sebesar Rp500 miliar, terdiri dari seri A (IMFI02ACN1) dengan nilai nominal Rp132 miliar dengan jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi.

Kemudian, seri B (IMFI02BCN1) dengan nilai nominal Rp170 miliar berjangka waktu 36 bulan, dan seri C (IMFI02CCN1) dengan nilai nominal Rp198 miliar jangka waktu 48 bulan sejak tanggal emisi. Disebutkan, hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi itu adalah idA (single A, dengan outlook stabil) dan bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk.

Maka dengan pencatatan obligasi itu, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 267 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp230,19 triliun dan 100 juta dolar AS, diterbitkan oleh 104 emiten. Sementara surat berharga negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 93 seri dengan nilai nominal Rp1.314,66 triliun dan 540 juta dolar AS, serta enam Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp2,84 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Memahami Makna Nilai Tukar Petanian

  Oleh : Adang Agustian, Peneliti Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan perbandingan indeks…

OJK Catat Penyaluran KUR di Papua Capai Rp940 miliar

      NERACA   Jayapura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua mencatat realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada…

Pemerintah Bantah Anggaran Bocor Rp392 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menegaskan, keberhasilan dalam mengidentifikasi pos…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…