Industri Perbankan Bidik Sektor Infrastruktur

Palembang, Sumatera Selatan

Selasa, 28/04/2015

NERACA

Palembang -Sektor pembiayaan infrastruktur menjadi bidikan industri perbankan di Sumatera Selatan, mengingat sejumlah proyek pembangunan jalan dan jembatan bakal dilaksanakan tahun ini.Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Palembang, Kemas Erwan, di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (27/4) mengatakan, sejak awal tahun telah menerima beberapa pengajuan pembiayaan infrastruktur dengan nilai di atas Rp100 miliar.

"Saat ini sedang tahapan analisis, kemungkinan pada awal Mei 2015 ini ada beberapa pembiayaan yang dicairkan seiring dengan berjalan proyek pemerintah," kata Kemas. Dia pun menegaskan, BSM fokus menggarap sektor ini karena di Sumsel akan direncanakan pembangunan jalan tol dan Jembatan Musi IV pada tahun ini.

Berkaitan dengan pembangunan kedua proyek infrastruktur itu, BSM telah menerima pengajuan pembiayaan dari sejumlah perusahaan transportasi yang menjual jasa pengangkutan pasir dan tanah melalui sungai."Umumnya mereka meminta pembiayaan untuk pembelian tongkang karena harganya yang relatif mahal, untuk tongkang dengan panjang 100 kaki harganya berkisar Rp2 miliar," ujar dia lagi.

Tak mau ketinggalan, induk usahanya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, juga membidik sektor serupa di tengah gencar pembangunan infrastruktur oleh pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.Kepala Kantor Wilayah II Bank Mandiri Kuki Kadarisman memastikan perusahaannya bakal mendapatkan pembagian pembiayaan infrastruktur di Sumatera.

"Tentunya Bank Mandiri tidak mau ketinggalan, ada sejumlah megaproyek yang saat ini sedang dalam tahap analisa, seperti pembangunan sejumlah jalan tol di Sumatera. Mengenai angkanya, belum final, tapi akan mencapai ratusan miliar rupiah, malahan ada juga yang sampai triliunan rupiah," kata dia, yang membawahi kantor di Palembang, Bengkulu, Padang, Jambi, Lampung, dan Pangkalpinang.Pemerintah menargetkan pembangunan sejumlah proyek infrastruktur, seperti waduk, jalan tol, bendungan, dan jembatan pada kurun 2015 - 2019 dengan siap menyediakan dana APBN sebesar Rp5.619 triliun. [ardi]