Industri Perbankan Bidik Sektor Infrastruktur - Palembang, Sumatera Selatan

NERACA

Palembang -Sektor pembiayaan infrastruktur menjadi bidikan industri perbankan di Sumatera Selatan, mengingat sejumlah proyek pembangunan jalan dan jembatan bakal dilaksanakan tahun ini.Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Palembang, Kemas Erwan, di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (27/4) mengatakan, sejak awal tahun telah menerima beberapa pengajuan pembiayaan infrastruktur dengan nilai di atas Rp100 miliar.

"Saat ini sedang tahapan analisis, kemungkinan pada awal Mei 2015 ini ada beberapa pembiayaan yang dicairkan seiring dengan berjalan proyek pemerintah," kata Kemas. Dia pun menegaskan, BSM fokus menggarap sektor ini karena di Sumsel akan direncanakan pembangunan jalan tol dan Jembatan Musi IV pada tahun ini.

Berkaitan dengan pembangunan kedua proyek infrastruktur itu, BSM telah menerima pengajuan pembiayaan dari sejumlah perusahaan transportasi yang menjual jasa pengangkutan pasir dan tanah melalui sungai."Umumnya mereka meminta pembiayaan untuk pembelian tongkang karena harganya yang relatif mahal, untuk tongkang dengan panjang 100 kaki harganya berkisar Rp2 miliar," ujar dia lagi.

Tak mau ketinggalan, induk usahanya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, juga membidik sektor serupa di tengah gencar pembangunan infrastruktur oleh pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.Kepala Kantor Wilayah II Bank Mandiri Kuki Kadarisman memastikan perusahaannya bakal mendapatkan pembagian pembiayaan infrastruktur di Sumatera.

"Tentunya Bank Mandiri tidak mau ketinggalan, ada sejumlah megaproyek yang saat ini sedang dalam tahap analisa, seperti pembangunan sejumlah jalan tol di Sumatera. Mengenai angkanya, belum final, tapi akan mencapai ratusan miliar rupiah, malahan ada juga yang sampai triliunan rupiah," kata dia, yang membawahi kantor di Palembang, Bengkulu, Padang, Jambi, Lampung, dan Pangkalpinang.Pemerintah menargetkan pembangunan sejumlah proyek infrastruktur, seperti waduk, jalan tol, bendungan, dan jembatan pada kurun 2015 - 2019 dengan siap menyediakan dana APBN sebesar Rp5.619 triliun. [ardi]

BERITA TERKAIT

DPR: Proses Hukum Kecelakaan Proyek Infrastruktur

DPR: Proses Hukum Kecelakaan Proyek Infrastruktur NERACA Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta aparat Kepolisian memproses secara hukum kelalaian…

Pemerintah Hentikan Proyek Konstruksi Layang - PERLU EVALUASI TOTAL PROYEK INFRASTRUKTUR

Jakarta-Pemerintah akhirnya menghentikan sementara semua pekerjaan infrastruktur kontruksi layang (elevated) baik jalan tol, proyek LRT maupun jembatan di seluruh Indonesia.…

Sky Energy Bidik Pendapatan Rp 539 Miliar - Lepas 203 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Sky Energy Indonesia Tbk menargetkan pendapatan sebesar Rp539 miliar dan Rp627 miliar pada tahun…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pulihkan Penyaluran Kredit, BI Andalkan Makroprudensial

      NERACA   Jakarta - Pelonggaran kebijakan makroprudensial pada 2018 menjadi tumpuan untuk memulihkan penyaluran kredit perbankan yang…

Luncurkan G-Pro, Asuransi Generali Gaet BTN

      NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

BNI Siapkan Corporate Card untuk Kemenkeu

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan BNI Corporate Card yang…