Tugu Pratama Selesaikan Klaim Asuransi Aset Geo Dipa

NERACA

Jakarta - Menjadi salah satu perusahaan asuransi umum terkemuka di Indonesia, PT. Tugu Pratama Indonesia (TPI) senantiasa memiliki komitmen yang tinggi dalam menyelesaikan setiap klaim.

Kecepatan penanganan klaim sangatlah penting guna mendukung keinginan dan kebutuhan klien agar permasalahan cepat terselesaikan. Salah satu penanganan klaim yang dilakukan TPI saat ini adalah klaim yang diajukan PT. Geo Dipa Energi (Persero) atas kerusakan Turbin Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.

TPI melaksanakan kewajibannya membayar klaim asuransi aset PT. Geo Dipa Energi (Persero) sebesar US$7.705.690, pada 26 Maret 2015 lalu. ”Kami senantiasa berusaha menyelesaikan klaim sesuai ketentuan Polis. Proses pembayaran klaim asuransi yang cepat tentunya kami harapkan dapat membantu kesulitan finansial bagi klien sekaligus meningkatkan pemahaman akan pentingnya asuransi,” ujar Sigit Suciptoyono, Direktur Pemasaran PT. Tugu Pratama Indonesia, di Jakarta, Senin (27/4).

Sementara itu, sesuai Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 422/KMK.06/2003 Tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Asuransi Dan Perusahaan Reasuransi, menyebutkan bahwa ”perusahaan asuransi harus telah membayar klaim paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak adanya kesepakatan antara tertanggung dan penanggung atau kepastian mengenai jumlah klaim yang harus dibayar.”

Sedangkan, kesepakatan nilai klaim antara TPI dengan PT. Geo Dipa Energi (Persero) terjadi pada 11 Maret 2015, namun TPI yang memiliki staf klaim profesional dapat melaksanakan pembayaran klaim dalam waktu 15 (lima belas) hari setelah tanggal kesepakatan. [ardi]

BERITA TERKAIT

AXA Mandiri Bayarkan Klaim Korban Lion Air

    NERACA   Jakarta - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) membayarkan klaim kepada pemegang polis atau ahli…

Perkuat Bisnis Unit Link - Tahun Depan, Asuransi Bintang Bidik Premi Tumbuh 25%

NERACA Jakarta – Memanfaatkan penetrasi asuransi yang masih rendah di Indonesia, PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) menaruh asa di tahun…

Butuh Dana Rp 8 Triliun - SMI Bakal Rilis Sekuritisasi Aset di 2019

NERACA Jakarta – Danai pembangunan infrastruktur, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) akan menerbitkan instrumen pendanaan berupa sekuritisasi aset pada paruh…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Asosiasi Dukung Penindakan Fintech Ilegal

      NERACA   Jakarta - Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH) mendukung penindakan hukum terhadap aksi perusahaan teknologi finansial (tekfin)…

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 11,5%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen pada 2019 lebih rendah…

Adira Insurance Berikan Penghargaan 23 Kota - Sistem Tata Kelola Keselamatan Jalan

      NERACA   Jakarta - Asuransi Adira menyelenggarakan Indonesia Road Safety Award (IRSA) sebagai upaya untuk menyadarkan pentingnya…