Kredit CIMB Niaga Tumbuh Rp176,5 Triliun

Kuartal I 2015

Senin, 27/04/2015

NERACA

Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk melaporkan jumlah kredit bruto meningkat sebesar 9,6% year-on-year (YoY) menjadi Rp176,5 triliun per 31 Maret 2015. Kredit di segmen Korporasi tumbuh 16,3% YoY menjadi Rp55,5 triliun, kredit Micro Small Medium Enterprise (MSME) naik 10,9% YoY menjadi Rp35,3 triliun, sementara kredit Perbankan Konsumer tumbuh 6,6% YoY menjadi Rp50,5 triliun. Adapun kredit di segmen Komersial mengalami pertumbuhan sebesar 3,3% YoY menjadi Rp35,1 triliun.

Dalam penyaluran kredit tersebut, Personal loans tumbuh sebesar 33,2% YoY menjadi Rp2,3 triliun, sedangkan outstanding kartu kredit naik 32,0% YoY menjadi Rp5,4 triliun. Jumlah kartu kredit mencapai 1,8 juta, atau tumbuh 11,2% YoY. Adapun di kredit MSME, Micro Finance berhasil tumbuh 30,2% YoY menjadi Rp3,1 triliun per 31 Maret 2015.

Dana pihak ketiga (DPK) CIMB Niaga tumbuh sebesar 12,5% YoY menjadi Rp181,6 triliun per 31 Maret 2015. CASA meningkat 9,1% YoY menjadi Rp78,9 triliun, dengan Current Account (giro) dan Savings Account (tabungan) masing-masing memberikan kontribusi sebesar Rp38,0 triliun (tumbuh 5,2% YoY), dan Rp40,9 triliun (tumbuh 13,0% YoY).

Dari sisi perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp6,7 trilliun serta perolehan DPK sebesar Rp7,3 trilliun per 31 Maret 2015. Menghadapi kondisi perekonomian yang masih menantang, CIMB Niaga mempertahankan Capital Adequacy Ratio (CAR) di level 16,5% per 31 Maret 2015.

Di sisi lain, CIMB Niaga juga melaporkan perolehan pendapatan operasional konsolidasi (tidak diaudit) sebesar Rp3.402 miliar, tumbuh sebesar 0,7% YoY, dengan laba bersih sebesar Rp83 miliar pada tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2015, menghasilkan earning per share (EPS) sebesar Rp3,29.

Pendapatan bunga bersih meningkat 10,8% YoY seiring naiknya pinjaman bruto sebesar 9,6% dan stabilnya marjin bunga bersih. Kenaikan pendapatan operasional diikuti dengan penurunan pendapatan non-bunga sebesar 29,4% YoY sebagai imbas dari melambatnya aktivitas pasar treasuri dan pemberlakuan peraturan baru tentang bancassurance pada bulan Maret 2014.

Wakil Direktur Utama CIMB Niaga, D James Rompas mengatakan, “Di tengah tantangan situasi usaha, pendapatan operasional pada kuartal pertama 2015 terus meningkat. Hal ini terlihat dari pendapatan bunga bersih pada kuartal pertama 2015 yang meningkat 10,8% dibanding periode yang sama tahun lalu.”

“Kami perkirakan kinerja CIMB Niaga di kuartal kedua akan menjadi semakin membaik seiring dengan stabilnya ekonomi makro dan CIMB Niaga juga akan terus menetapkan angka pertumbuhan aset yang terukur dan moderat, dan tetap memperketat kontrol biaya serta fokus pada kualitas aset.” tukasnya, di Jakarta, kemarin. [rin]