Taspen Siap Lakukan Inovasi - HUT ke-52

NERACA

Jakarta - Di ulang tahunnya ke-52, PT Taspen (Persero) terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaiknya. Caranya, dengan melakukan berbagai inovasi, antara lain layanan klaim otomatis, call center, aplikasi SIM GAJI, dan mobil layanan. Pasalnya, Taspen sadar betul akan pentingnya peningkatkan layanan terhadap nasabah. Direktur Utama Taspen, Iqbal Latanro, menyatakan kalau pihaknya (PT Taspen) tidak berusaha meningkatkan layanannya, maka akan tergerus dalam persaingan.

“Kami terus berniat untuk meningkatkan pelayanan kami terhadap para peserta yang terdiri dari pegawai negeri sipil . Kami tidak hanya menunggu, tetapi telah melakukan upaya jemput bola,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (26/4). Tahun ini, Taspen yang memiliki sebanyak 50 kantor cabang dan 13.090 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan jumlah peserta Taspen mencapai 6,9 juta orang. juga menyatakan akan memberikan pelayanan proaktif kepada para pesertanya.

Artinya, kata Iqbal, Taspen akan menjemput bola di mana dalam pelaksanaannya perseroan yang akan mendatangi peserta Taspen di seluruh Indonesia. "Bukan lagi didatangi. Pelayanan yang diberikan melalui menjemput bola," tegas Iqbal. Selain itu, sebelum peserta Taspen datang, data para peserta sudah terlebih dahulu ada. Karena itu Iqbal percaya kalau kemudahan yang diberikan akan mampu memangkas birokrasi tanpa harus meminta surat lampiran tapi permohonan.

Masih soal komitmen, Taspen, menurut Iqbal lagi, bersedia menerima hukuman apabila dalam melayani para pensiunan melebihi batas waktu satu jam. "Komitmen kita melayani satu jam. Kalau kita tidak bisa selesai dalam satu jam, kita bersedia diberipunishment. Kita akan berikan suvenir kepada peserta yang kecewa dengan pelayanan kami," jelas Iqbal.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai peningkatan aset tahun ini, perusahaan yang diberi mandat untuk mengelola Program Tabungan Hari Tua dan Program Pensiun bagi PNS ini membukukan aset senilai Rp161,33 triliun, atau naik 18,7% pada tahun lalu. Tak hanya itu, laba bersih yang diperoleh perseroan juga mengalami pertumbuhan Rp161,57% menjadi Rp3,46 triliun pada periode yang sama. [ardi]

Related posts