MNC Investama Bantah Jual Saham Ke Sinarmas

PT. MNC Investama Tbk, induk dari perusahaan MNC Kapital Tbk dan MNC Land Tbk, Jumat (24/4) membantah informasi terkait penjualan saham kepada Sinarmas Grup. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Tien, Direktur MNC Investama Tbk, menegaskan pembeli saham MNC Kapital dan MNC Land senilai masing-masing Rp. 1800/saham dan Rp. 1350/saham adalah Argyle Street Management Limited (ASML). ASML adalah perusahaan investasi berbasis di Hong Kong, yang didirikan oleh sejumlah fund manager dengan pengalaman investasi di pasar modal.

Oleh karena itu ASML telah menerima banyak penghargaan termasuk Eurekahedge Hedge Fund Terbaik di Asia tidak termasuk Jepang pada tahun 2011 dan Asia Hedge Fund of the Year di tahun 2010,”ASML mengakuisisi 343,7juta lembar saham PT. MNC Land, Tbk (KPIG) senilai Rp. 464 miliar dan MNC Kapital Indonesia Tbk. senilai Rp. 371,9 miliar”, lanjut Tien.

Pada tempat terpisah, Corporate Secretary MNC Group, Syafril Nasution meminta seluruh pihak untuk menghormati segala informasi resmi yang tertuang dalam keterbukaan informasi dari perusahan yang bersangkutan,”Pihak PT. MNC Land Tbk. dan PT. MNC Kapital Indonesia Tbk. sudah melakukan kewajiban untuk menyampaikan informasi kepada Bursa Efek Indonesia. Selanjutnya segala keterangan yang diperlukan hendaknya mengacu kepada keterbukaan informasi yang telah kami berikan”, kata Syafril.

PT. MNC Kapital Indonesia Tbk. atau lebih dikenal dengan nama MNC Financial Services di dirikan pada awal tahun 2000 untuk menampung semua unit bisnis yang bergerak dalam bidang keuangan yang di operasikan oleh Group termasuk ekspansi - ekspansi yang akan dilakukan di masa mendatang.

Sementara PT. MNC Land Tbk. adalah perusahaan properti terkemuka dibawah naungan MNC Group, yang memiliki tiga pilar strategis dengan fokus padalifestyle and entertainment property development, resorts development, dangeneral development. Sampai Desember 2014, PT. MNC Land Tbk. memiliki total aset Rp. 9,9 triliun, dengan total pendapatan mencapai Rp. 1 triliun (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Suspensi Saham INDR dan BNBR

Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT Indorama…

Pemegang Saham Serap Rights Issue MDKA - Bidik Dana di Pasar Rp 1,33 Triliun

NERACA Jakarta - Aksi korporasi yang dilakukan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berupa penerbitan saham baru (rights issue) dengan…

Penjualan Meningkat, Mitsubishi Fuso Fokus Perkuat Layanan Purna Jual

Penjualan Meningkat, Mitsubishi Fuso Fokus Perkuat Layanan Purna Jual NERACA Jakarta – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Profil Keuangan Dinilai Stabil - Moody’s Naikkan Peringkat XL Axiata

NERACA Jakarta – Meski pencapaian kinerja keuangan di kuartal pertama 2018 tidak terlalu positif dengan laba bersih terkoreksi 63% dari…

Laba Bersih BULL Melesat Tajam 109,72%

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2018, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 109,72% menjadi…

Indo Straits Incar Pendapatan US$ 20,91 Juta

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Indo Straits Tbk (PTIS) menargetkan total pendapatan sebesar US$ 20,91 juta. Operations Director PT…