Basis Investor Lokal Menjadi Pilar Utama - Meredam Sentimen Eksternal

NERACA

Jakarta- Sudah menjadi rahasia umum bila besarnya kapitalisasi pasar modal Indonesia lebih banyak di dimonasi kepemilikan investor asing. Maka tidak heran, laju indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sangat rentan terhadap sentiment dari eksternal akibat dipicu aksi ambil untung investor asing.

Maka untuk meredam sentiment negatif yang datang dari eksternal, pihak BEI akan terus memperkuat basis investor lokal. Pasalnya, investor lokal merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga likuiditas perdagangan efek di pasar modal Indonesia,”Diharapkan jumlah investor lokal meningkat, dengan begitu bursa saham domestik lebih tahan terhadap guncangan yang datang dari eksternal," ujar Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Uriep Budhi Prasetyo di Jakarta, Rabu (22/4).

Dia mengemukakan bahwa dalam rangka mendukung program penambahan jumlah investor lokal BEI bersama lembaga terkait industri pasar modal telah mendirikan sebanyak 123 galeri investasi di perguruan tinggi yang tersebar di Indonesia, serta kantor perwakilan BEI di 19 propinsi. Menurutnya, aksi tersebut merupakan salah satu program untuk meningkatkan pemahaman pasar modal kepada masyarakat yang pada akhrnya dapat memicu masyarakat menjadi investor.

Selain itu, lanjut dia, BEI juga telah melakukan kerjasama dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud) untuk memasukan kurikulum pasar modal dalam kurikulum mata pelajaran di tingkat sekolah menengah atas (SMA), dan membuat program "finance for kid" untuk memperkenalkan pemahaman keuangan secara dini,”Untuk melihat efektivitas program itu, BEI melakukan olimpiade pasar modal secara berkelanjutan, hasilnya investor dari daerah mendominasi kejuaraan olimpiade pasar modal," ujar Uriep Budhi Prasetyo.

Kemudian dalam rangka menjaga kepercayaan dan meningkatnya partisipasi investor, lanjut Uriep, BEI juga memiliki agenda Institutional Investor Day. Melalui agenda itu, BEI sebagai fasilitator untuk mempertemukan investor institusi, analis anggota bursa, dan para manajer investasi dengan emiten terpilih,”Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan BEI kepada para emiten dengan cara membuka akses dan hubungan yang lebih luas antara investor institusi dengan emiten, serta meningkatkan pemahaman investor institusional terhadap kinerja emiten," katanya.

Dirinya menilai, konsep acara Institutional Investor Day 2015 memang ditujukan bagi investor institusi yang merupakan salah satu pilar utama bagi perkembangan pasar modal nasional. Per akhir Maret 2015, persentase kepemilikan saham investor institusional di BEI masih cukup dominan sebesar 73,14%. Sehingga, aktivitas transaksi investor institusi telah menjadi salah satu tolak ukur bagi investor ritel dalam bertransaksi.

Asal tahu saja, Institutional Investor Day 2015 rutin diadakan oleh BEI setiap tahunnya. Emiten yang telah melakukan presentasi dan konferensi pers pada acara Institutional Investor Day 2015 akan dibebaskan dari kewajiban melakukan paparan publik tahunan. Penyelenggaraan Institutional Investor Day 2015 berlangsung selama dua hari yakni pada 22-23 April 2015, dengan menghadirkan 16 emiten terpilih untuk melakukan presentasi. (bani)

BERITA TERKAIT

Sentimen Asia Dukung Penguatan IHSG

Mengakhiri perdagangan Rabu sore kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat sebesar 34,23 poin seiring…

Minim Sentimen Positif, IHSG Terkoreksi Tipis

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa ditutup melemah tipis sebesar 0,98 poin terpengaruh…

Investor Jepang Diminta Beri Pelatihan Vokasi

    NERACA   Jakarta - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mendorong perusahaan Jepang yang telah menanamkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

IHSG Sepekan Tumbuh 1,07% - Kapitalisasi Pasar di BEI Capai Rp 7 Triliun

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin atau priode 16 hingga…

BEI Padang Ikut Gelar Tes Serentak CMP DP

Sebanyak 86 peserta mengikuti tes tertulis tenaga profesional pasar modal untuk mengikuti Capital Market Professional-Development Program (CMP-DP) 2018 yang diselenggarakan…

Indofarma Anggarkan Capex Rp 160 Miliar

Danai pengembangan bisnis, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) tahun ini menganggarkan belanja modal atau (capital expenditure /capex) sebesar Rp160 miliar.…