Mengenang Persahabatan Indonesia - Korea Utara

Luncurkan Prangko Anggrek

Sabtu, 25/04/2015

Meski surat menyurat sudah kerab berkurang saat ini, namun produksi prangko saat ini masih terbilang terus dilakukan. Prangko hingga saat ini memang masih terus dicari, khususnya bagi beberapa orang yang menjadi kolektor dari prangko ini. Karena itu tidak heran bila pemerintah terkadang meluncurkan prangko dengan seri khusus. Pemerintah Indonesia dan Korea Utara bekerjasama meluncurkan prangko bergambar Presiden Indonesia Soekarno dan Presiden Korea Utara Kim Il Sung.

Staf Ahli Bidang Bidang Teknologi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Woro Widiastuti dalam acara peluncuran prangko di Jakarta, mengatakan, prangko bersama Indonesia dan Korea Utara bergambar Presiden Soekarno dan Kim Il Sung dengan bunga anggrek kimilsungia dan anggrek bulan.

Prangko itu diterbitkan di Indonesia dan Korea Utara guna memperingati 50 tahun penamaan anggrek kimilsungia oleh Presiden Soekarno ketika Presiden Kim Il Sung mengunjungi Indonesia, ucap Woro.

Menurut Woro, Presiden Sukarno menamai jenis anggrek itu kimilsungia sebagai penghormatan dan tanda persahabatan saat menjamu Presiden Kim. “Festival Bunga Anggrek Kimilsungia kini diselenggarakan tiap tahun di Korea Utara,” ujarnya.

Dijelaskan pula oleh Woro, bahwa, penerbitan prangko itu akan mempererat hubungan kerja sama dan persahabatan kedua negara. “Selain mengingatkan pada sejarah, penerbitan prangko bersama ini juga semakin meningkatkan kerja sama dan persahabatan antar kedua negara yang telah terjalin dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Duta Besar Korea Utara untuk Indonesia Jong Ryul mengatakan, penerbitan prangko bersama akan makin memperkokoh hubungan kedua negara yang telah dibangun oleh para pendiri bangsa.

Penerbitan perangko bersama ini bersejarah karena ini akan mendorong peningkatan kerja sama kita di berbagai sektor. Sangat edukatif, tidak hanya generasi sebelumnya yang mengetahui sejarah namun juga menginformasikan kepada generasi di masa depan, kata Jong.

Dalam acara peluncuran prangko tersebut, selain dihadiri oleh pejabat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) juga dihadiri Duta Besar Korea Utara untuk Indonesia.