Tigaraksa Incar Pendapatan Tumbuh 15%

Tahun ini, PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) menargetkan pendapatan sebesar Rp 10,87 triliun, atau naik 15% dibandingkan tahun lalu senilai 9,46 triliun. Laba bersih juga dipatok naik 15% menjadi Rp 189,9 miliar dari tahun sebelumnya Rp 165,2 miliar,”Kami akan berusaha untuk menjaga pertumbuhan minimal 15% untuk kinerja keuangan,”kata Presiden Direktur Tigaraksa, Lianne Widjaja di Jakata, kemarin.

Direktur Tigaraksa, Budy Purnawanto menambahkan, perseroan akan menjalankan sejumlah strategi untuk meningkatkan kinerja tahun ini. Salah satunya, dengan mengembangkan pabrik yang sudah ada. Menurut Budy, pihaknya menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar Rp 35 miliar yang didanai dari kas internal.

Adapun capex akan digunakan antara lain untuk modifikasi pabrik di Yogyakarta, penambahan peralatan dan perabotan kantor, serta pembelian mesin dan peralatan pabrik,”Untuk modifikasi pabrik dibutuhkan Rp 13,4 miliar. Dengan modifikasi itu, kami harapkan utilitas dan kapasitas produksi akan meningkat," jelas dia.

Selain itu, perseroan juga mengalokasikan Rp 4,3 miliar untuk pengembangan bisnis anak usahanya, PT Blue Gas Indonesia (BGI) yang bergerak di bidang produksi dan pemasaran kompor gas, serta penjualan isi ulang gas. Sepanjang 2014, perseroan membukukan penjualan bersih sebesar Rp 9,46 triliun atau tumbuh 15,4% dari tahun sebelumnya.

Unit usaha consumer products memberikan kontributor terbesar bagi penjualan bersih yakni sebesar 94 persen. Dari laba bersih, unit usaha itu berkontribusi hampir 82%. Adapun unit usaha lainnya meliputi educational products, manufacturing services, dan kitchen appliances/gas refills.

Budy mengungkapkan, perseroan memutuskan akan membagikan dividen sebesar Rp 86,79 miliar atau Rp 94,5 per saham tahun ini. Jumlah dividen itu setara dengan 52,57% laba bersih tahun buku 2014. Dia pernah mengungkapkan, Tigaraksa juga akan merambah bisnis distribusi alat kesehatan (alkes) dan farmasi. Selain itu, hotel, restaurant dan kafe (horeka). (bani)

BERITA TERKAIT

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60% - Hotel dan Residensial Beri Kontribusi

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…

Laba Arwana Citra Mulia Tumbuh 37,75%

NERACA Jakarta – Emiten produsen keramik, PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) meraih kenaikan laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Targetkan Transaksi 500 Ribu Lot - Rifan Financindo Berjangka Optimis Tercapai

NERACA Surabaya - Meskipun Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Future Exchange (JFX) memangkas target transaksi 30% lantaran kondisi ekonomi…

Tingkatkan Layanan Digital - Taspen Kerjasama Sinergis Dengan Telkom

NERACA Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Taspen (Persero) bersinergi mengembangkan dan mengimplementasikan digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun…

XL Hadirkan Asisten Virtual MAYA

Dinamisnya era digital mengharuskan perusahaan untuk terus melakukan inovasi teknologi agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Tidak sebatas produk, layanan pelanggan…