Potensi Pasar Otomotif Sumatera Utara Terus Meningkat

NERACA

Sumatera Utara semakin menunjukkan posisi sebagai pasar potensial bagi industri otomotif nasional. Medan bahkan menjadi salah satu dari 10 besar kota di Indonesia dengan tingkat penjualan mobil tertinggi. Hal ini mendorong agen pemegang merek (APM) untuk terus menggarap pasar di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya.

Rencana pembangunan di bidang infrastruktur ikut mendorong pertumbuhan industri otomotif, baik untuk kendaraan komersial maupun kendaraan penumpang. Rencana pembangunan jalan tol dan kawasan industri di Sumatera Utara diperkirakan akan meningkatkan permintaan akan kendaraan.

Potensi pasar yang cukup besar ini pula yang mendorong Dyandra Promosindo kembali menggelar Pameran Otomotif Medan (POM) untuk keempat kalinya. Pameran tahun ini didukung oleh 12 merek kendaraan yaituChevrolet, Daihatsu, Datsun, Ford, Honda, Hyundai, KIA, Mitsubishi, Nissan, Renault, Tata Motor, dan Toyota dan beberapa perusahaan dari industri pendukung otomotif.Para APM menggunakan kesempatan ini untuk menghadirkan kendaraan terbaru mereka berikut dengan promo menarik untuk menjaring konsumen potensial.

Pameran ini juga terus mendapat sambutan positif dari masyarakat Medan dan sekitarnya. Total jumlah pengunjung yang tercatat memadati area pameran sejak hari pertama pameran hingga Minggu (12/4) adalah sebanyak 37.392 pengunjung. Hal ini menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kendaraan yang dipamerkan pada POM kali ini.

Sementara dari sisi transaksi, POM 2015 berhasil membukukan total nilai transaksi sebesar Rp. 244.674.089.250,-.“Kami percaya Sumatera Utara memiliki potensi ekonomi yang sangat besar untuk terus berkembang, termasuk dalam bidang otomotif. Angka penjualan kendaraan di wilayah ini cukup menjanjikan di tengah tren penjualan kendaraan nasional yang cenderung turun,” ujar Hendra Noor Saleh, Direktur Dyandra Promosindo.

Ia menyatakan bahwa total jumlah pengunjung dan nilai transaksi yang diraih oleh POM 2015 sedikit banyak memberikan gambaran yang mendukung pertumbuhan positif industri otomotif di Sumatera Utara.

Hal ini menumbuhkan semangat Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara Pameran Otomotif Medan untuk kembali menggelar POM pada tahun depan dengan lebih baik lagi. “Kami akan terus berusaha meningkatkan kualitas pameran agar lebih menarik, meriah, dan sesuai dengan harapan para pecinta otomotif di Medan. Peningkatan yang sama juga akan kami lakukan bagi para peserta, terutama dari sisi pelayanan dan fasilitas pameran,” jelas Hendra.

BERITA TERKAIT

Punya Potensi Besar, Pemanfaatan Energi Surya Belum Maksimal

    NERACA   Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia Andhika Prastawa mengatakan pemanfaatan energi surya sebagai sumber…

Pasar Kedirgantaraan Global Capai US$8,7 Triliun

NERACA Jakarta – Produsen pesawat terbang dari Amerika Serikat, Boeing memproyeksikan pasar kedirgantaraan dan pertahanan global dapat mencapai sebesar 8,7…

Butuhkan Lebih Banyak Makers Lokal Hadapi Permintaan Pasar - Penyedia Solusi Internet of Things (IoT) di Indonesia

Butuhkan Lebih Banyak Makers Lokal Hadapi Permintaan Pasar Penyedia Solusi Internet of Things (IoT) di Indonesia Asosiasi Internet of Things…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

VW dan Ford Akan Bermitra Kembangkan Mobil Swakemudi

Volkswagen dan Ford selangkah lagi akan mencapai kesepakatan untuk bermitra dalam mengembangkan kendaraan swakemudi (self-driving) dan listrik, kata  Kepala Eksekutif,…

Kia Berencana untuk Tutup Satu Pabriknya di Tiongkok

Kia Motors Corp, produsen mobil terbesar kedua Korea Selatan, mengumumkan pada Jumat bahwa perusahaan akan menutup satu dari tiga pabriknya…

Mobil listrik Geely Bakal Gunakan Baterai dari LG

Produsen baterai Korea Selatan, LG Chem Ltd, mengumumkan telah meneken perjanjian dengan manufaktur otomotif China, Geely Automobile, guna membuat baterai…