Pelonggaran Batas atas LDR akan Diberlakukan - Kredit ke UMKM

NERACA

Jakarta - Bank Indonesiaakan segera menerapkan kebijakan makroprudensial yang lebih akomodatif kepada perbankan nasional, salah satunya, pemberian insentif berupa pelonggaran batas atas LDR (loan to deposit ratio) bagi bank yang telah memenuhi kewajiban penyaluran kredit ke usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) secara lebih awal.

Namun demikian, pemberian insentif berupa pelonggaran batas atas LDR bagi perbankan yang telah memenuhi kewajiban penyaluran kredit ke UMKM, belum akan dipastikan kapan berlakunya. Menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia, Halim Alamsyah, sejauh ini pihaknya masih akan melihat terlebih dahulu dampak dari kebijakan makroprudensial yang lebih akomodatif ini kepada perbankan nasional.

“Kami akan siapkan simulasinya. Nanti akan terlihat dampaknya seperti apa dan bagaimana penanganannya,” ujar Halim di Jakarta, Jumat (17/4), pekan lalu. Dia mengungkapkan, simulasi tersebut dilakukan agar BI dapat mengetahui berapa ekspansi kredit bank dalam memenuhi kewajiban penyaluran kredit ke UMKM.

"Selama tiga sampai lima tahun ke depan kami ingin tahu berapa ekspansi kredit yang bisa dilakukan perbankan untuk mendukung UMKM. Itu akan terus kita dorong," paparnya. Sementara untuk pertumbuhan penyaluran kredit perbankan ke UMKM terkait dengan pelonggaran batas atas LDR bank, kata Halim, BI belum bisa menyebutkannya.

Pasalnya, sejauh ini bank sentral sendiri masih menghitungnya. “Karena bank per bank itu berbeda-beda kondisi LDR-nya. Kondisi pencapaian minimum rasio UMKM-nya pun berbeda,” ucapnya. Pemberian insentif berupa pelonggaran batas atas LDR bagi bank yang telah memenuhi kewajiban penyaluran kredit ke UMKM, namun belum dipastikan pemberlakukannya. “Kami akan jelaskan lagi ketentuannya nanti. Tapi berlakunya bukan bulan depan (Mei) tapi tahun ini pasti diumumkan,” tutupnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Kesadaran Publik akan Lupus Masih Rendah

Penyakit lupus merupakan salah satu masalah kesehatan global yang menyerang orang-orang di seluruh dunia. Setiap harinya, lebih dari 5 juta…

Pemprov DKI Lepas 26,25% Saham Delta Djakarta - Atas Nama Kepentingan Masyarakat

NERACA Jakarta – Komitmen pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk tidak berinvestasi yang tidak menyangkut pada kepentingan masyarakat dibuktikan dengan keseriusan…

Regulator Akan Tindak Tegas Aktivitas Penimbunan Bahan Pokok - Momen Ramadhan dan Lebaran

NERACA Jakarta – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengancam para penimbun untuk tidak menimbun bahan kebutuhan pokok jelang Ramadhan dan Lebaran…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Perbankan Bakal Respon Cepat Kenaikan Bunga Acuan?

      NERACA   Jakarta – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya atau BI Saven Day…

OJK Bekukan Kegiatan Usaha PT Sunprima Nusantara Pembiayaan

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekukan kegiatan usaha PT Sunprima Nusantara Pembiayaan karena belum…

Bank DKI Borong 8 Penghargaan Kepuasan Nasabah

      NERACA   Jakarta - Bank DKI mendapatkan apresiasi atas pelayanan kepada nasabah pada ajang Satisfaction Loyalty Engagement…