Indopoly Raup Ceruk Pasar di Amerika - Dirikan Anak Usaha Baru

NERACA

Jakarta – Genjot pertumbuhan pendaptan dan laba di tahun ini, PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) terus agresif mengembangkan bisnisnya. Salah satunya, perseroan mendirikan anak usaha di Amerika Serikat (AS) bernama Ilene Inc. Perusahaan ini akan melakukan kegiatan usaha di Chicago, Illinois, AS.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, Wakil Presiden Direktur Indopoly, Jeffery Halim mengatakan, nantinya anak perusahaan tersebut akan dimiliki 100% langsung oleh perseroan dan bertujuan untuk memaksimalkan strategi marketing dan sales produk flexible packaging film yang diproduksi perseroan untuk pasar AS,”Tujuan pendirian anak usaha ini sejalan dengan strategi globalisasi perseroan terkait bertambahnya kapasitas produksi thermal film dan metalized film pada awal 2015,”ujarnya.

Selain itu, tujuan didirikannya anak usaha ini karena akan dilakukannya intensive upgrading pada salah satu lini produksi di pabrik Purwakarta, Indonesia yang akan memproduksi produk-produk dengan nilai tambah,”Serta memiliki konten teknis yang tinggi di mana kami percaya bahwa Amerika Serikat adalah salah satu pasar potensial pengguna produk-produk film tersebut," lanjut dia.

Disebutkan, penyertaan modal yang dilakukan perseroan tidak melebihi nilai 20% dari ekuitas perseroan. Asal tahu saja, perusahaan yang bergerak di bidang produsen plastik BOPP (Biaxially Oriented Polypropylene) dan BOPET (Biaxially Oriented Polyester) mengembangkan pabrik baru di Indonesia dan Tiongkok.

Perseroan pada tahun lalu menginvestasikan dana untuk mesin metalizing ke tiga yang akan ditempatkan di Purwakarta, Indonesia. Kedua rencana investasi terkait mesin Extrusion Coating kedua untuk Thermal Lamination Films di Suzhou, Tiongkok. Ketiga rencana 'intensive upgrading' pada salah satu mesin di Purwakarta, Indonesia.

Melalui penambahan mesin dan ekspansi pabrik, diharapkan kapasitas produksi perseroan bertamah dari sebelumnya 100 ribu ton. Pada 2015, kapasitas terpasang diperkirakan mampu mendukung US$ 13 juta penjualan pertahun. (bani)

BERITA TERKAIT

ADHI Baru Serap Obligasi Rp 966,73 Miliar

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) baru menggunakan dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 sebesar Rp966,73 miliar…

Indonesia – Arab Saudi Sepakat Bikin Sistem Baru - Penyaluran TKI

  NERACA   Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia dan Kerajaan Saudi Arabia sepakat menyusun sistem baru bagi warga negara Indonesia…

Pasar Obligasi Diproyeksikan Bergerak Sideways - Menanti Sentimen The Fed

NERACA Jakarta - Pekan ini pasar obligasi domestik diperkirakan bergerak sideways. Pasalnya, para pelaku pasar masih akan menunggu pengaruh sentimen-sentimen…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Targetkan Transaksi 500 Ribu Lot - Rifan Financindo Berjangka Optimis Tercapai

NERACA Surabaya - Meskipun Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Future Exchange (JFX) memangkas target transaksi 30% lantaran kondisi ekonomi…

Tingkatkan Layanan Digital - Taspen Kerjasama Sinergis Dengan Telkom

NERACA Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Taspen (Persero) bersinergi mengembangkan dan mengimplementasikan digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun…

XL Hadirkan Asisten Virtual MAYA

Dinamisnya era digital mengharuskan perusahaan untuk terus melakukan inovasi teknologi agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Tidak sebatas produk, layanan pelanggan…