Enseval Putera Raup Laba Rp 510,66 Miliar

Sepanjang tahun 2014, PT Enseval Putera Mega Trading Tbk (EPMT) yang merupakan anak usaha dari PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membukukan laba bersih sebesar Rp 510,66 miliar atau tumbuh 9,96% dari posisi laba Rp464,37 miliar di akhir 2013. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan yang bergerak sebagai distributor produk obat-obatan juga mencatatkan laba bersih per saham menjadi Rp 189 per saham, atau naik dari posisi Rp 171 per saham di 2013.. Disebutkan, pendapatan tumbuh 8,99% menjadi Rp 17,01 triliun, dari posisi Rp 15,62 triliun di 2013. Sementara laba bruto perseroan menjadi Rp 1,93 triliun di tahun lalu, atau naik dari posisi Rp 1,76 triliun di akhir 2013. Laba usaha perseroan menjadi Rp 646,58 miliar di 2014, atau naik dari posisi laba Rp 624,53 miliar di akhir 2013.

Beban pokok penjualan menjadi Rp 15,08 triliun di 2014, atau naik dari Rp 13,86 triliun di 2013. Beban usaha menjadi Rp 1,28 triliun di tahun lalu, atau naik dari posisi Rp 1,14 triliun di 2013. Total liabilitas menjadi Rp 2,64 triliun di akhir 2014, atau naik dari posisi Rp 2,48 triliun di 2013. Posisi ekuitas menjadi Rp 3,55 triliun di akhir 2014, atau naik dari posisi Rp 3,04 triliun di 2013.

Adapun posisi aset Enseval Putera Mega Trading menjadi Rp 6,19 triliun di akhir tahun lalu, atau naik dari posisi aset sebesar Rp 5,53 triliun di 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Catatkan Perolehan Laba Rp 13,5 Triliun

  NERACA   Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan perolehan laba konsolidasi tumbuh 11,1% mencapai Rp13,5 triliun, kualitas kredit…

Zurich Jamin Kesehatan Hingga Rp30 miliar - Luncurkan Produk Critical Advantage

    NERACA   Jakarta - Zurich Indonesia meluncurkan produk asuransi untuk penyakit kritis yaitu Zurich Critical Advantage (ZCA). Produk…

Investasikan Dana Rp 87,68 Miliar - Unitras Borong 22,6 Juta Saham Saratoga

NERACA Jakarta -PT Unitras Pertama memborong 22,6 juta saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) untuk investasi. Dalam siaran persnya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sesuaikan Hasil Kajian RBB - Bank BTN Optimis Bisnis Tetap Tumbuh

Tahun 2019, menjadi tahun yang penuh tantangan karena pertumbuhan ekonomi dunia dan  domestik diperkirakan melambat akibat berkepanjangannya perang dagang antara…

Berikan Pendampingan Analis Investasi - CSA Research Gandeng Kerjasama Modalsaham

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan investor pasar modal, khususnya generasi milenial dan juga mendukung inovasi sektor keuangan digital, Certified Security…

Sentimen BI Rate Jadi Katalis Positif Sektor Properti

NERACA Jakarta – Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate  sebesar 0,25% menjadi 5,75% mendapatkan…