15 Ribu Perusahaan Didorong Ikut JKK-RTW

NERACA

Jakarta -Sedikitnya 15 ribu perusahaan besar di Indonesia akan didorong untuk mengikuti program Jaminan Kecelakaan Kerja Return To Work (JKK-RTW).Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Elvyn G Masassya mengatakan, saat ini baru sekitar 300 perusahaan besar yang mengikuti programJKK-RTW.

"Sekarang perusahaan di Indonesia ada 186 ribu. Dari situ, yang skala besar sekitar 15 ribu. Itu yang akan kita dorong," ujar Elvyn, usai Seminar Nasional RTW, di Jakarta, Kamis (16/4).Program JKK-RTW, lanjutnya, merupakan program yang akan memberi perlindungan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja parah dan tidak bisa bekerja untuk sementara waktu.

"BPJS Ketenagakerjaan akan membiayai pengobatan dan rehabilitasi sampai sembuh atau tanpa batas. Kalau dulu peserta yang mengalami kecelakaan kerja hanya mendapat bantuan pengobatan hingga Rp20 juta," jelas Elvyn.BPJS Ketenagakerjaan bersama Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Sosial juga akan mempersiapkan pekerja untuk kembali berkarya.

Menurut dia, perusahaan yang sudah ikut dalam program JKK-RTW harus bersedia menerima kembali pekerja dan menempatkan pekerja tersebut sesuai dengan minat dan kemampuannya usai direhabilitasi. "Karena itu kami juga membutuhkan dukungan Apindo untuk mendorong seluruh perusahaan besar mengikuti program JKK-RTW ini," ujarnya.

Sementara Menteri Tenaga Kerja, Muhammad Hanif Dhakiri, menyatakan sangat mendukung program ini karena sangat membantu pekerja yang mengalami musibah kecelakaan kerja.Program ini juga akan memberikan solusi lain dengan cara memberikan pelatihan dan keterampilan khusus yang sesuai agar peserta dapat bekerja di unit kerja atau bidang lain pada perusahaan yang sama. [kam]

BERITA TERKAIT

Borneo Sarana Bidik Pendapatan US$ 60 Juta - Genjot Produksi 800 Ribu Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Sukses mencatatkan saham perdananya di pasar modal, PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) langsung menggenjot produksi…

2018, Perusahaan Konvensional Terus Tergerus - KONSEKUENSI DERASNYA ARUS DIGITALISASI

Jakarta-Meski ekonomi dunia termasuk Indonesia ‎diperkirakan akan membaik pada 2018, arus digitalisasi terus merambah sehingga perusahaan ritel maupun transportasi konvensional…

Perusahaan Tambang-Konstruksi Aplikasikan TI Demi Efisiensikan Operasional

Perusahaan Tambang-Konstruksi Aplikasikan TI Demi Efisiensikan Operasional NERACA Jakarta - Perusahaan kontraktor pertambangan dan kontruksi mulai mengaplikasikan teknologi informasi (TI)…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Jika UU Akses Informasi Dibatalkan, Negara Merugi

  NERACA   Jakarta - Mantan Menteri Keuangan RI Muhammad Chatib Basri menyatakan bahwa negara akan mengalami kerugian bila Undang-Undang…

BRI Syariah Kucurkan KPR Sejahtera Rp1,5 triliun

      NERACA   Jakarta - BRISyariah memberikan kemudahan kepada kaum milenial untuk segera memiliki huniah perdananya. Komitmen ini…

Penyaluran Kredit BCA Tumbuh Hingga 12,3%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menumbuhkan penyaluran kredit sebesar 12,3 persen (tahun ke…