Mandiri Dukung Peningkatan Investasi Melalui WEF

NERACA

Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbkmendukung pelaksanaan pertemuan regional World Economic Forum (WEF) untuk membantu upaya peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional. Pertemuan yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 19-21 April 2015 itu akan diikuti oleh 600-700 pemimpin bisnis dunia.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas mengatakan, Bank Mandiri sebagai bank milik negara dan terbesar di Indonesia berkepentingan untuk selalu mendukung penguatan ekonomi. “Ajang pertemuan WEF ini merupakan salah satu agenda yang sangat penting untuk memperkuat lobi dan negosiasi pemerintah dalam mendorong investasi dan penguatan ekonomi Indonesia karena dihadiri oleh para pemimpin bisnis dunia,” katanya di Jakarta, Kamis (16/4).

The World Economic Forum merupakan organisasi nirlaba internasional yang dibentuk untuk mendorong perbaikan ekonomi dunia melalui kerjasama pemerintah dan swasta. Organisasi yang didirikan pada 1971 itu beranggotakan 1.000 perusahaan besar dunia yang berasal dari 50 negara.

Pada Januari lalu, WEF telah menggelar pertemuan tahunan di Davos-Klosters, Switzerland yang dilanjutkan dengan pertemuan regional di Amerika Latin, Asia Timur, India, Eropa dan Timur Tengah.

Pertemuan regional Asia Timur di Jakarta ini, lanjut Rohan, dapat digunakan untuk menunjukkan kepada publik internasional tentang leadership Indonesia di kawasan regional, fokus pembangunan dan menjelaskan kepada para pemimpin bisnis bahwa Indonesia merupakan tempat terbaik untuk investasi.

“Forum ini juga dapat menjadi wadah yang ideal bagi pemegang keputusan dari berbagai sektor, untuk merumuskan langkah perbaikan yang tepat untuk mendorong peningkatan kerjasama regional,” ujar Rohan. [ardi]

BERITA TERKAIT

BPKN SOROTI KASUS OVO DAN BANK MANDIRI - Insiden Konsumen E-Commerce Diduga Meningkat

Jakarta-Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperkirakan insiden perlindungan konsumen (PK) terkait e-commerce akan meningkat pesat di tahun mendatang, seiring dengan…

Meski Sudah Normal, Bank Mandiri Blokir Sementara 2.670 Rekening

NERACA Jakarta-Meski memastikan layanan perbankan normal, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memblokir sementara 2.670 rekening nasabah terdampak akibat kesalahan sistem…

Manufaktur - Peningkatan Investasi Perkuat Struktur Industri Elektronika

NERACA Jakarta – Industri elektronika di Indonesia diyakini akan semakin kuat struktur manufakturnya seiring masuknya sejumlah investor baru. Peningkatan investasi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Tegaskan Penurunan Suku Bunga Kembali Terbuka

  NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo melontarkan sinyalemen kuat bahwa Bank Sentral bisa saja kembali menurunkan…

DPLK BRI Naik 40%

    NERACA   Jakarta - Dana kelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BRI hingga Juni 2019 mencapai Rp12,03 triliun…

Banyak Lembaga Pembiayaan Kerjasama dengan Dukcapil, Perlindungan Data Dipertanyakan

  NERACA   Jakarta – Lembaga pembiayaan banyak yang bekerjasama dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendag) lebih…