Sutera Agung Bidik Segmen Kelas Mapan - Hadirkan Apartemen Saumata Suites

NERACA

Tangerang Selatan – Seiring dengan pertumbuhannya masyarakay ekonomi kelas atas di Indonesia, tentunya kondisi ini memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan daya beli masyarakat dan khususnya bisnis properti yang menjadi kebutuhan manusia. Maka menjawab kebutuhan pasar, khususnya kelas menengah atas akan hunian yang nyaman dan prestisius, PT Sutera Agung Properti menghadirkan proyek apartemen Saumata Suites di pinggir kota Jakarta.

Boy Noviyandi, Marketing Director PT Sutera Agung Properti mengatakan, Saumata Suites yang berada di Alam Sutera Tanggerang Selatan menjawab kebutuhan pasar masyarkat kelas menengah atas akan hunian yang nyaman, aman dan strategis,”Proyek Saumata Suites menyasar segmen keluarga yang mapan dengan unit hunian di bandrol mulai dari Rp 4,9 miliar hingga Rp 5 miliar,”ujarnya di Tangerang Selatan, Kamis (16/4).

Disebutkan, apartemen Saumata Suites memiliki 132 unit yang terdiri dari 40 lantai. Dimana setiap unitnya memiliki tiga bedroom. Kemudian apartemen Saumat Suites menghadirkan fasilitas yang mewah di bandingkan dengan apartemen premium pada umumnya. Oleh karena itu, kata Boy, apartemen Saumata Suites diklaim menjadi yang mewah atau high end di kawasan Serpong Tangerang Selatan.

Menjadi hunian ekslusif dikarenakan Saumata Suites memiliki 6 unit penthouse yang dilengkapi dengan private lift di setiap unit. Dengan ukuran 3 BR seluas 149,3 m2 dan penthouse seluas 312,10m2 membuat Saumata Suites memberikan ukuran unit yang terbilang luas untuk ukukran apartemen.

Kata Boy, kehadiran apartemen Saumata Suites juga merupakan respon positif dari masyarakat akan kehadiran apartemen Saumata sebelumnya yang telah laku lebih dari 80%. Kedepan, lanjutnya, PT Sutera Agung Properti sebagai pendatang baru di industri properti akan mengenjot segmen kelas atas dengan menggarap proyek apartemen di Daan Mogot seluas 2,1 hektar,”Kita targetkan realisasi pembangunan aparteme di Daan Mogot mulai dibangun pada Agustus,”ungkapnya.

Menurutnya, ekspansi bisnis perseroan di segmen apartemen masih di kawasan pinggir Jakarta, kendatipun ada beberapa investor mengajak kerjasama membangun apartemen di kawasan Kalibata dan TB Simatupang,”Banyak yang kerjasama, tapi kita belum deal dengan mereka. Karena sulit menyatukan misi dua perusahaan,”tuturnya.

Kendatipun demikian, dirinya tidak menapik bila kedepan peluang kerjasama tersebut bisa di manfaatkan. Asal tahu saja, pembangunan apartemen Saumata tower satu dan Saumata Suites seluas 1 hektar menelan investasi sekitar Rp 1,2 triliun. Perseroan mengungkapkan, apartemen Sautama banyak diburu investor asing. Dimana dari 80% yang sudah terjua, sekitar 15% dibeli investor asing.

Perseroan dalam pembangunan apartemen belum menjalin kerjasama untuk fasilitas kredit pemilikan apartemen. Pasalnya, perseroan memberikan keleluasaan bagi pembeli untuk menyicil selama tiga tahun. Kemudian soal pendaaan, sejauh ini menurut Boy masih cukup aman dan terlebih saat ini perseroan memiliki stand by loan dengan bank asal Singapura sebesar US$ 5 juta belum ditarik seluruhnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Pasar Apartemen Tetap Tumbuh di Tahun Politik

NERACA Jakarta –Meskipun tahun depan dihantui sentimen politik, para pelaku properti menyakini industri properti masih tetap positif. Apalagi, properti masih…

PTBA Bidik Pendapatan Tumbuh 20% di 2018 - Garap Proyek PLTU Mulut Tambang

NERACA Jakarta – Optimisme membaiknya harga tambang batu bara di tahun depan, menjadi sentimen positif bagi emiten tambang untuk memacu…

Jaksa Agung: Kejaksaan Kedepankan Pencegahan Berantas Korupsi

Jaksa Agung: Kejaksaan Kedepankan Pencegahan Berantas Korupsi NERACA Jakarta - Kejaksaan Republik Indonesia dalam pemberantasan tindak pidana korupsi lebih menitikberatkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…