Telkom Fasilitasi Infrastruktur Layanan ICT - Suport Konfrensi Asia Afrika

NERACA

Jakarta- Guna mensukseskan event internasional Konfrensi Asia Afrika ke-60 tahun 2015, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) siap memfasilitasi penyelenggaraan peringatan Konferensi Asia Afrika di Jakarta dan Bandung dengan menggelar infrastruktur jaringan terintegrasi untuk kelancaran komunikasi para peserta,”Telkom yang dipercaya sebagai "telecommunication partner", berkomitmen menyiapkan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (ICT) kelas dunia," kata Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin di Jakarta, Kamis (16/4).

Menurut Awaluddin, pada perhelatan yang diikuti sekita 109 kepala negara Asia-Afrika itu, Telkom fokus pada tiga dukungan yaitu "people, process dan technology". Telkom menyediakan infrastruktur ICT dan perangkat penghubung jalur komunikasi yang tersedia di Jakarta maupun di lokasi-lokasi sekitar Bandung.

Untuk layanan internet, Telkom menghadirkan konektivitas handal 20 Gbps akses internet, Mobile Broadband Telkomsel dan 500access point yang tersebar di seluruh venue, seperti Gedung Merdeka, Hotel Savoy Homann, Gedung Majestic, dan Hotel Preanger.

Sementara untuk layanan voice (suara), Telkom menghadirkan layanan telepon internasional (SLI) dan telepon kabel, dukungan 3 Combat (mobile BTS) dan 12 Combat Roda untuk penguatan sinyal Telkomsel serta layanan Telkomsel 4G LTE yang telah dilaunching secara komersial di Jakarta dan Bandung beberapa waktu lalu.

Khusus untuk layanan ICT di Media Center, Telkom menyediakan layanan ICT di Jakarta (Jakarta, Convention Center) dan Bandung. Layanan tersebut meliputi Astinet 14 Gbps, layanan LAN lebih dari 500 titik, akses Wifi Id, SNG dan penguatan sinyal Telkomsel.

Sementara untuk Accomodation, layanan Telkom seperti akses internet @Wifi.Id hingga 1 Gbps dan penguatan sinyal Telkom setelah siap di Hotel Sultan Jakarta, Hotel Savoy Homann Bandung serta hotel-hotel lain tempat delegasi negara peserta KAA menginap.

Telkom telah menyiapkan layanan VPN IP hingga 50 Mbps di masing-masing titik lokasi, Astinet, layanan telepon dan CCTV untuk memastikan kegiatan KAA dapat berjalan lancar dan aman. Bandara maupun stasiun kereta api di Bandung dan Jakarta juga menjadi fokus layanan ICT Telkom dengan menyediakan lebih dari 200 access point internet dan 1 buah instalasi Combat.

Sedangkan untuk venue seperti di Jakarta Convention Center, Gedung Merdeka, Hotel Savoy Homann, dan Gedung Pakuan, telah tersedia di masing-masing lokasi layanan video streaming Metro P2P 50 Mbps, akses internet 1 Gbps, Astinet 100 Mbps, penguatan Telkomsel dan instalasi Combat. Telkom menempatkan tim operasi yang yang akan selalu standby 24 jam untuk memantau dan melayani keluhan terkait layanan telekomunikasi. (bani)

BERITA TERKAIT

APBN Cuma Biayai 8,7% Infrastruktur - PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR MELAMBAT SETELAH ORBA

Jakarta-Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas mengungkapkan, dana APBN hanya dapat membiayai 8,7% dari total kebutuhan di sektor infrastruktur, sementara negara…

Survei: 87% Perusahaan di Asia Pasifik Yakin Teknologi IoT Penting Bagi Masa Depan Bisnisnya

Survei: 87% Perusahaan di Asia Pasifik Yakin Teknologi IoT Penting Bagi Masa Depan Bisnisnya Berbagai Perusahaan di Seluruh Dunia Telah…

Mau Jadi Negara Maju, Syaratnya Bangun Infrastruktur

    NERACA   Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menginginkan adanya pemenuhan kebutuhan infrastruktur yang memadai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasar Reksadana Marak di Tahun Politik

Di tahun politik saat ini, invetasi reksadana masih menjadi pilihan utama bagi para investor pasar modal. Oleh karena itu, manajer…

BNI Rilis Convertible Bond Rp 2 Triliun

Dalam rangka perkuat modal, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk akan mengeluarkan obligasi yang bisa dikonversi atau convertible bond guna…

BUMD dan Swasta di NTB Didorong Go Public

NERACA Mataram – Perbanyak jumlah emiten di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) aktif melakukan roadshow dan edukasi pasar…