PNM Beri Arahan UMK agar Sukses - Padang, Sumatera Barat

NERACA

Padang - Bukti komitmen PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dalam mengembangkan kapasitas usaha para pelaku UMK yaitu dengan menggelar secara rutin program pelatihan dan motivasi bagi pelaku UMK. Kali ini PNM melaljui cabang Padang menggelar pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) bagi nasabah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) klaster Pulau Punjung.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti dengan antusias oleh 100 peserta yang merupakan nasabah binaan perseroan serta diisi dengan pemberian motivasi oleh Bapak Yusuf Effendi, pengamat ekonomi dan penggiat UMK setempat, untuk membangkitkan semangat kewirausahaan mereka untuk lebih terpacu dan bersemangat dalam mengembangkan usaha. Mengangkat tema “Rahasia Menjadi Pengusaha Sukses dan Mulia”, PNM berusaha menghadirkan suasana atraktif saat pelatihan berlangsung.

Executive Vice President I PT PNM (Persero), Arief Mulyadi mengatakan, PNM merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan oleh pemerintah dengan misi pemberdayaan usaha mikro kecil di seluruh Indonesia. Pemberdayaan yang dilakukan bukan hanya pada sisi permodalan dalam bentuk pinjaman modal usaha, tetapi juga pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para pelaku UMK.

“Tema yang diangkat memang sederhana tetapi sarat akan nilai-nilai kearifan lokal. Setelah mengikuti pelatihan, para nasabah ini akan terus mendapatkan pemantauan dari PNM disertai dengan bimbingan dan jasa konsultasi sesuai kebutuhan, baik menyangkut manajemen usaha, teknis produksi, administrasi keuangan, maupun pemasaran dan promosi usaha. Sedangkan untuk pembiayaan, pihak PNM selalu siap membantu sesuai dengan tingkat kebutuhan dan perkembangan usahanya, yang dilakukan melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM),” kata dia, di Padang, Sumatera Barat,Rabu (15/4).

Sementara, Pemimpin PNM Cabang Padang, Budhi Setiawan, mengungkapkan bahwa konsep pendampingan dan pelatihan hari ini seperti ini sangat diperlukan bagi pelaku UKM, karena dengan adanya sarana tersebut dapat menjembatani para pelaku UKM untuk bertukar pikiran serta meluaskan jaringan antar pelaku UKM. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program PKU yang diprakarsai oleh PNM sebagai sebuah inisiatif nasional untuk mengembangkan pelaku UKM di Tanah Air.

“Melalui penghayatan akan makna dari sebuah kesuksesan diharapkan akan mampu memacu perkembangan usaha secara signifikan sekaligus meningkatkan kualitas produk dan kualitas pelayanan. Materi pelatihan juga dirancang untuk meningkatkan motivasi para nasabah dalam melakukan inovasi produk dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, terutama dengan maraknya produk-produk impor yang membanjiri pasar lokal. Setelah mengikuti pelatihan diharapkan para peserta akan lebih terbuka wawasannya dalam melihat berbagai peluang baru serta kiat-kiat untuk mengembangkan usahanya,” pungkasnya. [mohar]

BERITA TERKAIT

Survei Internal : 52,4% Jokowi Sudah Dominan Kuasai Jawa Barat

Survei Internal : 52,4% Jokowi Sudah Dominan Kuasai Jawa Barat NERACA Jakarta - Tiga hari menjelang debat kedua Pilpres pada…

Kemenpar Gandeng PNM Latih Pelaku UMKM Pariwisata Lombok

Kemenpar Gandeng PNM Latih Pelaku UMKM Pariwisata Lombok NERACA Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng Permodalan Nasional Madani (PNM) melatih…

Menteri BUMN Terharu Diajak Makan “Bancakan” Ibu-ibu PNM Mekaar

Menteri BUMN Terharu Diajak Makan “Bancakan” Ibu-ibu PNM Mekaar NERACA Cianjur - Bancakan adalah budaya makan bersama di Jawa Barat.…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…