Surga Tersembunyi di bawah kaki Gunung Sinabung - Danau Lau Kawar

Tidak lama lagi medan akan merayakan hari jadinya yang ke-425. Medan adalah salah satu kota besar yang berada di Indonesia. Menjadi kota yang memiliki sejarah yang panjang di Indonesia, kota medan sendiri memiliki beragam tempat yang bisa dijadikan tujuan wisata, dari wisata sejarah, wisata budaya, wisata alam, wisata kuliner, hingga wisata kuliner.

Sebagai salah satu kota yang berumur cukup tua, Medan memang menjadi salah satu kota yang memiliki nilai historis tinggi, karena itu tidak heran bila Medan menjadi salah satu kota favorit wisatawan. Kota Medan merupakan pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat dan juga sebagai pintu gerbang bagi para wisatawan untuk menuju objek wisata Brastagidi daerah dataran tinggiKaro, objek wisataOrangutandiBukit Lawang,Danau Toba.

Belum lama ini kota Medan baru saja terkena bencana alam, meletusnya Gunung Sinabung yang cukup dashyat pada beberapa bulan lalu mempunyai durasi yang cukup lama. Kondisi Gunung Sinabung berangsur-angsur mulai reda. Di kawasan gunung Sinabung terdapat sebuah danau yang sayang untuk dilewatkan. Walaupun tidak terkenal sepertiDanau Tobaatau Danau Siombaknamun keindahannya tetap menawan.

Danau Lau Kawar, adalah satu danau yang berada di berada di Desa Kutagugung,Kecamatan Naman Teran(dulu Kecamatan Simpang Empat), di bawah kaki gunung berapiSinabung,Kabupaten Karo,Provinsi Sumatera Utara. Untuk menuju Danau Lau Kawar, maka akan melewati tempat wisata pemandian yang sudah sangat familiar, Sembahe. Melewati taman wisata modern yaitu funland, Micky Holiday. Dan tak lupa taman wisata yang terkenal dengan kudanya, Gundaling.

Danau yang memiliki luas 200 hektar ini biasanya memang sebagai tempat beristirahat melepas penat sebelum ataupun sesudah melakukan pendakian ke gunung Sinabung. Kesejukan, keindahan danau Lau Kawar membuat rileks saat kita duduk di tepian danau tersebut. Kawasan sekeliling danau yang berupa bukit-bukit hijau menambah rasa segar dan membuat warna air kehijauan.

Bagi Anda yang ingin berkeliling danau terdapat juga penyewaanboat. Terdapat juga rakit bambu yang biasa digunakan sebagai tempat memancing warga sekitar di danau tersebut. Disisi lain di sebelah danau terdapat sebuahcamping ground, hal ini biasa dimanfaatkan oleh para pendaki gunung Sinabung mendirikan tenda sebelum mendaki. Para pendaki biasanya memanfaatkan hari Sabtu dan Minggu. Namun siapaun boleh menggunakan lokasi tersebut sebagai tempat membuat acara kumpul-kumpul.

Untuk keamanan di tepian danau telah dibuat pagar pembatas agar para pengunjung aman dalam menikmati keindahan danau tersebut. Selain itu danau ini juga sudah dipasangi batu bronjong sebagai penahan erosi, jadi benar-benar dalam menikmati danau Lau Kawar kita merasa nyaman.

Untuk menuju ke Danau Lau Kawar dari Kota Medan Anda harus menuju ke arahBerastagi. Sesampainya di kota Berastagi ikuti saja petunjuk yang sudah terpasang minimal Anda menuju ke arah Gunung Sinabung. Kondisi jalan sudah cukup bagus untuk dilewati baik menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.

BERITA TERKAIT

Pakai Kaus Kaki buat Tidur Lebih Berkualitas

Pakaian yang nyaman jadi salah satu faktor penting untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Pakaian itu bukan sekadar piama, tapi akan…

Peduli Lingkungan Danau Toba - Inalum Tanam Pohon Di Atas Lahan Kritis 100 Hektar

Sebagai bagian dari bentuk tanggung jawab sosial perusahaan pada lingkungan, PT Inalum telah melakukan penanaman pohon di lahan kritis di…

BMKG – BPPT Kembangkan Sistem Deteksi Dini Tsuname Bawah Laut

    NERACA   Jakarta - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan BMKG bersama Badan Pengkajian…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Pemprov Banten Sebut Kawasan Anyer Sudah Aman Dikunjungi

Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pariwisata menyatakan bahwa kawasan wisata di Pantai Anyer dan sekitarnya telah aman dikunjungi pasca tsunami…

Ini Tantangan Baru Industri Pariwisata di Indonesia

Salah satu usaha mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun depan, Kementerian Pariwisata akan lebih fokus menggarap segmen pasar…

Likuefaksi di Palu Bakal Dijadikan Tempat Wisata

Salah seorang anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Matindas J Rumambi mengatakan semua lokasi likuefaksi di Kota Palu dan Kabupaten…