Pembangunan Rumah Sakit Buruh Tidak Lagi Jadi Prioritas

Sabtu, 18/04/2015

Pembangunan rumah sakit bagi buruh dan pekerja tidak menjadi prioritas lagi. Yang jadi prioritas saat ini adalah mendorong program BPJS Kesehatan khususnya bagi para pekerja dan rumah susun sewa bagi masyarakat.

"Saat ini kita hanya mendorong rumah-rumah sakit yang sudah ada, dan mengoptimalkan rumah sakit yang ada di perusahaan-perusahaan," kata Menteri Tenaga Kerja Hanif Dahkiri saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR, awal pekan kemarin.

Menurut Hanif, sekarang ini yang terpenting justru mendorong bagaiman terealisasikan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) kesehatan secara merata dan dapat dilayani semua rumah sakit yang ada.

"Harus didorong terealisasikan BPJS kesehatan hingga fasilitas-fasilitas kesehatan di pabrik-pabrik bisa dioptimalkan standar Kementerian kesehatan," ungkapnya.

Saat ini, pemerintah justru lebih fokus membangun rumah susun sewa sederhana (rusunawa) daripada rumah sakit pekerja atau buruh. Saat ini saja sedang disiapkan dan ditargetkan pembangunan 1000 tower hingga 2019.

"Selain para pekerja dan buruh, masyarakat yang diutamakan mendapat jatah rusunawa adalah warga yang mau dipindahkan dari kawasan kumuh," katanya.