Komisi XI Dukung Percepatan Konsolidasi Perbankan

NERACA

Jakarta - Komisi XI DPR menilai konsolidasi perbankan nasional sangat penting dan mendesak dilakukan mengingat untuk menghadapi persaingan bank berskala internasional serta untuk pengembangan industri perbankan nasional itu sendiri.

Menurut Anggota Komisi XI DPR, Andreas Eddy Susetyo, pola konsolidasi perbankan nasional tersebut dapat dilaksanakan dengan skema merger atau akuisisi.

Selain itu, kata Andreas, pola aplikatif dalam melakukan konsolidasi perbankan nasional juga bisa dilakukan dengan cara rekayasa holding atau merger sungguhan. “Artinya, (bank) benar-benar digabung atau bank-bank kuat mengakuisisi bank-bank kecil," ujar Andreas di Jakarta, Minggu (12/4).

Dia menuturkan, pemerintah harus melakukan survei dahulu dalam mengonsolidasikan bank-bank bersangkutan. Konsolidasi bank nasional, kata Andreas, dapat memicu pembangunan infrastruktur keuangan Indonesia. Tak hanya itu. Andreas juga mengingatkan bahwa pemerintah juga harus memiliki peta bank-bank untuk melakukan konsolidasi terlebih dahulu.

“Apakah akan mempunyai bank yang kuat di bidang infrastruktur, atau lainnya, itu harus disesuaikan dengan tujuan dan kebutuhan bangsa kita ke depan. Intinya, integrasi lewat konsolidasi bank nasional dapat membuat persaingan bank asal Indonesia dalam skala global makin tinggi," tukasnya.

Andreas member contoh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang memiliki potensi di bidang perbankan mikro (micro finance). Jika BRI bisa memperkuat diri di dalam negeri, hal itu juga berarti BRI bisa memperkuat micro finance di kawasan ASEAN.

“Kita punya potensi menjadi the champion of the micro finance in ASEAN. Harapannya penetrasi ke pasar negara lain lebih melebar,” tukas Andreas. Selain bertujuan menciptakan bank berdaya saing global, tujuan lain dari konsolidasi perbankan adalah dalam lingkup nasional.

Menurut Andreas, konsolidasi perbankan bisa meningkatkan efisiensi bank-bank nasional, berupa turunnya bunga kredit. Dengan bunga bank yang turun, aktivitas perekonomian nasional akan meningkat dan fungsi intermediasinya berjalan. [ardi]

BERITA TERKAIT

Kadin Dukung Pemindahan Ibu Kota

      NERACA   Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) siap mendukung rencana pemindahan ibu kota RI…

Pertamina Dukung Pengembangan Mobil Listrik

    NERACA   Jakarta - PT Pertamina (Persero) mendukung program pengembangan mobil listrik yang diinisiasi oleh pemerintah dalam upaya…

ADB Dukung Bisnis Inklusif Di Indonesia

  NERACA   Jakarta - Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) mendukung bisnis inklusif di Indonesia melalui investasi untuk sektor…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps

      NERACA   Washington - Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya…

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

Mahasiswa GenBI Diharapkan jadi Garda Terdepan

      NERACA   Bogor - Bank Indonesia (BI) meminta kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa BI dapat mendedikasikan ilmu…