Alumni Undip Diminta Dukung Ekonomi Bangsa

NERACA

Jakarta - Ikatan Alumni Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah mencatat lebih dari 200 orang anggotanya kini menduduki posisi strategis di berbagai bidang, baik pemerintahan, swasta maupun lembaga tinggi negara.

Kepada mereka diminta dapat memberikan dukungan terhadap pertumbuhan perekonomian bangsa. Kesuksesan sejumlah anggota almamater dalam menempati posisi puncak dan penting di pemerintahan, BUMN, perusahaan swasta dan sejumlah badan serta lembaga penting adalah kebahagiaan bagi seluruh almamater.

“Ika Undip banyak menduduki beberapa jabatan strategis. Kita mengajak seluruh alumni untuk lebih bersemangat dalam berkontribusi untuk bangsa dan negara, sehingga dengan jabatan itu alumni diharapkan mempunyai kesamaan visi dalam membangun negara,” kata Ketua Ika Undip yang juga Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Maryono, di Jakarta, Minggu (12/4).

Dia mengingatkan, Ika Undip adalah wadah dan media penghubung untuk mempererat tali sillaturahmi antaralumni, sehingga masing-masing alumni dapat mengenal lebih baik satu dengan yang lainnya, sekaligus dapat mengembangkan potensi masing-masing untuk kemajuan diri serta dapat menyumbangkan potensi tersebut untuk kemajuan dan mengharumkan nama almamater.

Beberapa alumni Undip yang tercatat menempati posisi strategis antara lain Yos Johan Utama sebagai Rektor Universitas Diponegoro, Arief Hidayat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi, Imam A. Putro sebagai Wakil Komisaris Utama Bank Mandiri, BoediarsoTeguh Widodo sebagai Komisaris Jasa Marga, Mangara Pardede sebagai Walikota Jakarta Pusat, Sarwono Sudarto sebagai Direktur Keuangan PLN, Handaka Santosa sebagai Ketua Dewan Pengawas PD Pasar Jaya.

Selanjutnya Nugroho Pudji Rahardjo sebagai Ketua Umum DPN Inkindo, Iryanto Hutagaol sebagai Direktur Keuangan Perum Bulog, Suwhono sebagai Komisaris Bank Mandiri, Imam Budi Sardjito sebagai Direktur Bank BNI, Oni Febriarto sebagai Direktur BTN, PujoSuseno sebagai Direktur Semen Padang, Maryono sebagai Direktur Utama BTN serta Adityawarman menjabat Direktur Utama Jasa Marga.

Maryono juga mengatakan bahwa kesuksesan para alumni ini tidak lepas dari tempat menimba pendidikan di Universitas Diponegoro. Untukitu, dirinya mengingatkan agar alumni tidak lupa dengan almamaternya. Undip sendiri, menurut Maryono, saat ini sudah menjadi universitas negeri yang cukup besar di Indonesia serta menjadi pilihan dalam mengembangkan pendidikan lanjutan tingkat tinggi.

“Untukmembuka kesempatan para alumni yang ingin meneruskan pendidikannya, Undip akan membuka program Magister (S2) dan Doktoral (S3) di Jakarta pada awal tahun 2016 mendatang,” papar Maryono. [kam]

BERITA TERKAIT

Bank Jateng Syariah Hibahkan Bus ke Undip

      NERACA   Semarang - Bank Jateng Syariah menghibahkan masing -masing satu unit bus maupun mobil Mitsubishi Pajero…

Allianz Life Dukung Pengembangan Keuangan Syariah

      NERACA   Jakarta - Allianz Indonesia mendukung acara “Islamic Finance in Indonesia” yang diselenggarakan oleh The Asset…

Taiwan Dukung Pertumbuhan Industri Non Migas Indonesia

HL6-4   NERACA   Jakarta - Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menargetkan pertumbuhan industri pengolahan non-migas pada tahun 2018 sebesar 5,6…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Bappenas Dorong Pembangunan Papua Berbasis Pendekatan Adat

    NERACA   Jakarta - Pendekatan sosiologi-antropologi menjadi faktor penting dalam proses perencanaan pembangunan nasional untuk Tanah Papua. Pendekatan…

Devisa Sektor Pariwisata Selalu Meningkat

    NERACA   Jakarta - Devisa dari sektor pariwisata selama empat tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo meningkat 202 miliar…

2019, Belanja Pemerintah Pusat Rp1.634 Triliun

    NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan belanja pemerintah pusat pada tahun 2019 akan mencapai…