Mandiri Terima Pembayaran Pajak dalam Valas

NERACA

Jakarta - PTBank Mandiri (Persero) Tbk akan menerima pembayaran pajak dalam valuta asing pasca Penandatanganan MPN-G2 valas dan penunjukkan sebagai Bank Persepsi valuta asing oleh Kementerian Keuangan.Senior Vice President Corporate BankingBank Mandiri, Indarto Pamoengkas mengatakan, melalui penunjukkan tersebut, Bank Mandiri akan menerima pembayaran pajak, PNBP, bea dan cukai di seluruh 2.312 jaringan kantor cabang serta melalui jaringan e-channel Bank Mandiri, yang meliputi 15.344 unit ATM, Mandiri Cash Management dan internet banking.

"Langkah ini merupakan komitmen kami untuk semakin memudahkan nasabah dalam melakukan pembayaran pajak sehingga dapat mendukung upaya pemerintah menggenjot penerimaan pajak negara," ujar Indarto di Jakarta, Senin (13/4).Selama 2014, Bank Mandiri sendiri tercatat telah melayani setoran penerimaan negara sebesar Rp257,91 triliun. Untuk meningkatkan pemahaman nasabah terkait layanan ini, Bank Mandiri akan melakukan pemasaran produk kepada seluruh nasabah.

Indarto menambahkan, pihaknya juga akan menyempurnakan sistem cash management yang telah ada untuk mempermudah nasabah dalam pembayaran pajak, PNBP, bea dan cukai."Kami berharap kerjasama ini juga akan semakin meningkatkan hubungan bisnis dengan perusahaan internasional serta perusahaan pertambangan yang memiliki kewajiban setoran ke penerimaan valas dalam dolar AS," pungkasnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

HIMBARA UNTUK PAJAK

Menkeu Sri Mulyani Indrawati (tengah) bersama (kiri ke kanan) Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo, Dirjen Pajak Kemenkeu Robert Pakpahan,…

Usaha Kecil - Keterlibatan Sektor UKM dalam Rantai Nilai Global Masih Rendah

NERACA Jakarta – Wakil Ketua Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta menyatakan bahwa keterlibatan sektor usaha kecil menengah (UKM)…

PRESIDEN INGATKAN RAPBN 2020 MAMPU BERADAPTASI GLOBAL - Pemerintah Kaji Penurunan Pajak Badan

Jakarta-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan segera mengkaji rencana penurunan pajak terutama pajak penghasilan (PPh) badan atau perusahaan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Zurich Jamin Kesehatan Hingga Rp30 miliar - Luncurkan Produk Critical Advantage

    NERACA   Jakarta - Zurich Indonesia meluncurkan produk asuransi untuk penyakit kritis yaitu Zurich Critical Advantage (ZCA). Produk…

14 Lembaga Keuangan Kerjasama Dukcapil Manfaatkan Data Kependudukan

    NERACA   Jakarta - Terdapat 14 lembaga keuangan melakukan penandatanganan kerja sama dengan Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil…

The Fed Melunak, BI Diprediksi Turunkan Bunga

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan menjadi 5,75 persen dari…