Crown Group Raup Ceruk Pasar di Sydney

Menjawab permintaan pasar terhadap properti mewah di Sydney, perusahaan pengembang Australia, Crown Group, telah mengungkapkan rincian apartemen griya tawang mewah di CBD Sydney, North Sydney dan Parramatta. Asal tahu saja, Crown Group tahun lalu berhasil menjual keempat apartemen griya tawangnya yang terletak di lantai 27 di proyek menara apartemen senilai Rp. 2,5 Triliun.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (13/4), Director of Project and Commercial Sales Crown Group, Roy Marcellus mengatakan, griya tawang Sydney by Crown memungkinkan pembeli untuk memiliki hunian bergengsi di mahakarya arsitektur kota Sydney. Dirancang oleh Koichi Takada Architects, Sydney by Crown akan menampilkan lantai bawah yang terinsipirasi dari warisan masa lalu yang bertransisi ke menara kaca dan baja, dan dipayungi oleh lebih dari lusinan lengkungan baja.

Dia menambahkan, Sydney by Crown diharapkan akan selesai pada tahun 2017,”Keberhasilan dari griya tawang Sydney by Crown adalah bukti pasar mewah di Sydney memiliki permintaan yang kuat," ungkap Marcellus.

Disebutkan, Griya tawang Sydney by Crown mewakili kesempatan bagi konsumen untuk memiliki unit top-tier mewah dengan pemandangan yang tak tertandingi dari CBD Sydney dan sekitarnya. Bahkan hasil penjualan yang fenomenal mencerminkan kebutuhan konsumen atas kualitas premium dan eksklusivitas yang di perkenalkan melalui koleksi griya tawang milik Crown Group.

Bahkan Crown Group juga memiliki enam unit apartemen griya tawang di V by Crown yang dirancang oleh Allen Jack + Cottier di Parramatta. Dijadwalkan untuk dijual ke publik pada akhir tahun 2015, apartemen griya tawang tersebut akan terletak pada dua tingkat teratas dari menara hunian yang terdiri dari 29 lantai ini dan memiliki pemandangan yang tak terhalang dari cakrawala Parramatta dan taman atau CBD Sydney.

Director of Project and Commercial Sales Crown Group, Anthony Falas mengatakan, sudah ada permintaan yang kuat untuk unit griya tawang V by Crown,”Griya tawang di V by Crown akan menjadi paling menonjol di Parramatta yang menampilkan semua keuntungan dari gaya hidup mewah di CBD kedua di Sydney,”ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Mayora Group Telah Ekspor Produk Sebanyak 250 Ribu Kontainer

      NERACA   Jakarta – Mayora Group melakukan pelepasan kontainer ekspor ke-250.000 yang digelar Senin (18/2), hal ini…

Sektor Pangan - Harga Beras di Indonesia Termasuk Murah di Pasar Internasional

NERACA Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan harga beras di tingkat eceran masih terjangkau oleh masyarakat dan…

Optimalkan Pasar Dalam Negeri - ULTJ Pasang Konservatif Target Ekspor

NERACA Jakarta –Kejar pertumbuhan penjualan lebih besar lagi, PT Ultra Jaya Milk Industry Tbk (ULTJ) akan mengoptimalkan pasar dalam negeri…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pemda Kalsel Tertarik Untuk Obligasi Daerah

NERACA Banjarmasin -Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Rudy Resnawan menyatakan tertarik dengan potensi pengembangan obligasi daerah sebagai sumber pendanaan untuk…

URBN Bidik Rp 650,3 Miliar Private Placement

Danai pengembangan bisnisnya, PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) berencana menerbitkan 320,366 juta lembar saham baru atau 10% dari modal…

Aksi Ambil Untung Hambat Penguatan IHSG

NERACA Jakarta  -Mengakhiri perdagangan Selasa (19/2) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah tipis dipicu…