Mandiri Dorong Transaksi Ritel - Gandeng Johnny Andrean dan Kawan Lama

NERACA

Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbkmenggandeng Johnny Andrean Group dan Kawan Lama Retail dalam rangka mendorong bisnis transaksi ritel di dalam negeri menyusul jumlah masyarakat kelas menengah yang terus meningkat.

"Jumlah masyarakat kelas menengah yang terus bertambah menjadi salah satu pemicu kerjasama ini, diharapkan melalui kerjasama ini nilai transaksi nasabah ritel Mandiri meningkat sekaligus meningkatkan transaksi di berbagai jaringan Bank Mandiri," ujar Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Hery Gunardi, di Jakarta, Kamis (9/4).

Menurut dia, "merchant" merupakan salah satu peluang yang prospektif untuk meningkatkan transksi nasabah ritel Bank Mandiri, saat ini mesin Electronic Data Capture (EDC) Bank Mandiri ada sekitar 270.352.Melalui kerja sama ini, Hery mengemukakan bahwa nasabah Bank Mandiri dapat menggunakan fasilitas EDC sebanyak 872 unit di 230 outlet Kawan Lama Retail dan 444 unit mesin EDC di 426 outlet Johnny Andrean Group.

Hingga Desember 2014, tercatat total transaksi menggunakan kartu debit Bank Mandiri mencapai 61,9 juta transaksi dengan volume sebesar Rp45 triliun, jumlah itu naik 26% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.Sementara transaksi menggunakan kartu kredit Bank Mandiri hingga akhir Desember 2014 telah mencapai sales volume sebesar Rp27 triliun atau naik 29% dibandingkan akhir Desember 2013. [ardi]

BERITA TERKAIT

Berikan Pendampingan Analis Investasi - CSA Research Gandeng Kerjasama Modalsaham

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan investor pasar modal, khususnya generasi milenial dan juga mendukung inovasi sektor keuangan digital, Certified Security…

Gandeng Kerjasama Gojek - Astra Bikin Perusahaan Patungan GoFleet

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis, PT Astra International Tbk (ASII) bersama Gojek membentuk perusahaan patungan yang diberi nama GoFleet…

Sentry Safe Hadirkan Brankas dengan Proteksi terhadap Kebakaran dan Banjir

  NERACA Jakarta – Brankas biasanya digunakan untuk menyimpan dokumen-dokumen penting ataupun barang-barang berharga. Oleh karena itu Sentry Safe mengeluarkan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pemerintah Serap Rp22 Triliun dari Lelang SUN

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp22,05 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN)…

IMF Desak Negara-negara Hindari Kebijakan Perdagangan Terdistorsi

    NERACA   Jakarta - Ketegangan perdagangan sejauh ini tidak secara signifikan mempengaruhi ketidakseimbangan neraca berjalan global, tetapi membebani…

BI Yakin Arus Modal Asing Tetap Deras - Suku Bunga Acuan Turun

      NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakini aliran modal asing akan tetap masuk…