Inovasi Bank Panin Perkuat Dana Murah - Kembali Hadirkan Super Bonanza

NERACA

Jakarta – Hadirnya bank-bank asing memacu persaingan bisnis industri perbankan dalam negeri semakin sengit, apalagi saat ini industri perbankan tengah mengalami kekeringan likuiditas, sehingga persaingan perebutan dana pihak ketiga (DPK) juga ikut memanas. Tak ayal berbagai macam strategi dilakukan agar mampu menghimpun dana masyarakat dan salah satunya melalui program tabungan berhadiah. Hal ini penting dilakukan, selain untuk merebut dana masyarakat juga untuk menjaga loyalitas nasabah yang sudah ada. Ya, menjaga loyalitas nasabah adalah hal krusial yang sangat diperhatikan.

Oleh karena itu, berbagai upaya pun dilakukan bank untuk mempertahankan loyalitas nasabahnya. Bahkan, demi menjaga loyalitas nasabah pula, sejumlah bank tak segan-segan menggelontorkan miliaran rupiah. Berbagai program loyalitas nasabah pun dirancang dan digelar sejumlah bank. Menurut survei MarkPlus Insight di tahun 2013, program tabungan hadiah langsung pada saat membuka rekening masih menempati urutan teratas dalam program loyalitas yang dilakukan bank-bank.

Disebutkan, hadiah langsung pada saat membuka rekening masih menempati posisi tertinggi dengan kontribusi 13,82% atau menurun dibandingkan dengan tahun lalu 16,12%. Walaupun nilainya menurun, tampaknya hal itu tidak terlalu berpengaruh terhadap tren perbankan yang menempatkan hadiah langsung pada saat calon nasabah membuka rekening tabungan di posisi terttinggi. Bahkan, hal itu menjadi andalan bagi bank-bank dalam menggaet calon nasabah baru dan mempertahankan nasabah loyalnya.

Di posisi berikutnya di bawah hadiah langsung yaitu point reward untuk ditukar hadiah langsung dengan kontribusi 12,97%. Disusul secara berturut-turut oleh diskon langsung jika berbelanja dengan kontribusi 12,28% , point reward untuk undian berhadiah 12,54%, kartu diskon 11,72%, dan cash back jika berbelanja 11,11%.

Menjawab tantangan ketatnya perebutan dana masyarakat, PT Bank Panin Tbk kembali meluncurkan tabungan berhadiah Super Bonanza. Dimana program tabungan berhadiah ini mengulang kesuksesan ditahun sebelumnya. Apalagi, tren program tabungan berhadiah masih menjadi daya tarik dan sangat diminati oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, PaninBank kembali meluncurkan program Tabungan Panin Super Bonanza 2015. Tabungan Panin menyediakan hadiah yang spektakuler yaitu Total Hadiah Rp. 100 Miliar, dengan jumlah pemenang mencapai 5.655 pemenang.

Presiden Direktur PaninBank, Herwidayatmo, mengatakan, penghimpunan dana pihak ketiga melalui produk tabungan menjadi strategi pendanaan PaninBank,”Melalui program ini, kami targetkan komposisi tabungan dan giro dapat meningkat menjadi sekitar 50% dalam tahun ini,” ujarnya.

Target DPK

Maka untuk mencapai target tersebut, salah satu strategi yang dilakukan PaninBank adalah dengan menawarkan beragam keuntungan dan kelebihan dari produk tabungan. Asal tahu saja, tahun ini Bank Panin menargetkan pertumbuhan dana pihak ketiga bisa mencapai 13% secara year on year (yoy). Target ini jauh lebih tinggi dibanding realisasi pertumbuhan DPK Bank Panin tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan Bank Panin akhir tahun 2014, jumlah DPK yang dihimpun tahun lalu mencapai Rp 121,04 triliun. Jumlah ini menunjukkan pertumbuhan sangat kecil, hanya 3,09% dibanding akhir tahun 2013 yang mencapai Rp 117,41 triliun. "Target ini akan berusaha kami capai dengan memaksimalkan perolehan dana murah melalui Produk Tabungan Berhadiah," kata Ken Ng, Direktur Retail Banking Bank Panin.

Dirinya menampik kekhawatiran produk Tabungan Berhadiah dengan bunga tinggi juga akan membebani biaya dana Bank Panin. Sebab tawaran hadiah itu diperoleh nasabah dengan diundi. Menurutnya, sejauh ini, biaya dana (cost of fund) Bank Panin sekitar 7%. Ken berharap tahun ini jika dana murah CASA semakin banyak dalam portofolio pendanaan, biaya dana di Bank Panin bisa lebih rendah. "Kita harapkan bisa lebih rendah lagi," pungkas Ken.

Tahun lalu, jumlah CASA di Bank Panin mencapai Rp 65,15 triliun. Dengan demikian, porsi CASA dari total DPK Bank Panin di akhir tahun lalu mencapai 53,82%. Kembali kepada tabungan super Bonanza, kata Ken, semua bisa menang dengan catatan nasabah harus menaruh dana minimal sebesar Rp100 juta. Sementara jika ingin Hadiah Bulanan Rp100 juta, nasabah harus memiliki saldo minimal per bulan Rp25 juta, Hadiah Bulanan Rp10 juta per bulan minimal Rp10 juta, dan Hadiah Bulanan Rp5 juta saldo minimal per bulan Rp5 juta,”Tidak ada syarat jangka waktu dana disimpan nasabah selama menaruh untuk produk Tabungan Panin Super Bonanza 2015. Selain itu, bebas biaya administrasi bulanan dan mendapat voucher belanja,” paparnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Bank Panin Raup Laba Bersih Rp 3.19 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Bank Panin Indonesia Tbk (PNBN) berhasil membukukan kinerja keuangan yang cukup memuaskan.…

BPR Diminta Konsolidasi Untuk Perkuat Modal

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bank perkreditan rakyat (BPR) yang tidak bisa memenuhi syarat…

Perkuat Jaringan Data - XL Rampungkan Proyek Jaringan Kabel Laut

NERACA Jakarta – Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan, PT XL Axiata Tbk (EXCL) bersama dengan Vocus Group dan Alcatel Submarine Networks…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PPRO Berikan Kran Air Siap Minum di Semarang

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada lingkungan, PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama…

Tawarkan IPO Rp 178 -198 Persaham - Interfood Bidik Kapasitas Produksi 10.600 Ton

NERACA Jakarta –Perusahaan produsen cokelat, PT Wahana Interfood Nusantara menawarkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO)…

Mandom Targetkan Penjualan Tumbuh 10%

Sepanjang tahun 2019, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) membidik pertumbuhan penjualan sebesar 5% hingga 10%. Hal itu ditopang pertumbuhan penjualan…