SCG Terus Dorong Produk Bernilai Tambah Tinggi

NERACA

Dengan keyakinan pada potensi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) untuk mendukung pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan, SCG terus memperluas operasinya dalam mengejar menjadi pemimpin bisnis yang berkelanjutan di kawasan ASEAN sesuai dengan visi SCG.

Setelah berinvestasi di beberapa proyek di seluruh kawasan ASEAN di antaranya adalah pabrik semengreenfieldpertama yang terintegrasi di Indonesia dan Myanmar, akuisisi Prime Group Joint Stock Company, produsen keramik terkemuka di Vietnam, akuisisi PT Primacorr Mandiri dan Indoris Printingdo, serta produsen kemasan terkemuka di Indonesia, baru – baru ini SCG mendorong produk bernilai tambah tinggi lewat dua anak usahanya COTTO dan KIA yang bergerak di industri keramik.

Keyakinan ini diperkuat dengan adanya pertumbuhan properti Indonesia di tahun 2015 terlihat menjanjikan, yang terlihat dari faktor ekonomi yang mendukung; seperti kebijakan pemerintah yang menurunkan BIrateserta pengalihan subsidi BBM untuk meningkatkan infrastruktur. Industri keramik merupakan salah satu industri yang akan terus tumbuh didukung oleh semakin agresifnya pembangunan di sektor properti.

“Sejak awal tahun ini, COTTO secara agresif melakukan penetrasi pasar di Indonesia dengan membuka COTTO Corner di Jakarta dan Bali. Untuk semakin membuka akses konsumen akan produk keramik premium, COTTO Corner akan dibuka di Surabaya pada kuartal kedua tahun 2015,”ujar International Trading Manager COTTO Tiles, Sattawat Thitaram

SCG mulai mengoperasikan bisnisnya di Indonesia pada tahun 1995 dan secara bertahap telah memperluas investasi dalam berbagai macam bisnis seperti PVC, ubin keramik, danjoint venturedengan mitra lokal dalam bisnis bahan bangunan. Saat ini, SCG memiliki sekitar 6.500 karyawan di Indonesia dan 24 perusahaan di berbagai industri termasuk semen dan bahan bangunan, kimia, dan manufaktur kertas.

BERITA TERKAIT

Agenda Mewujudkan Keadilan Ekologis Harus Terus Dijalankan

Agenda Mewujudkan Keadilan Ekologis Harus Terus Dijalankan WALHI beserta seluruh elemen rakyat deklarasikan Platform Politik Lingkungan Hidup Indonesia NERACA Jakarta…

Jabar Terus Lakukan Akselerasi Penyerapan ABPD 2017

Jabar Terus Lakukan Akselerasi Penyerapan ABPD 2017 NERACA Bandung - Sekda Provinsi Jawa Barat (Jabar) Iwa Karniwa mengatakan menjelang akhir…

Kemenperin Dorong PGN Amankan Kebutuhan Energi - Topang Pertumbuhan Industri 2018

Kemenperin Dorong PGN Amankan Kebutuhan Energi Topang Pertumbuhan Industri 2018 NERACA Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong badan usaha di…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Mengajari Anak Menabung, Berbelanja, dan Berbagi

Oleh: Yulius Ardi Head, Managed Investment Product Standard Chartered Bank   Akhir musim sekolah telah diambang pintu dan anak-anak akan…

Sukuk Bisa Sebagai Alternatif Pembiayaan Daerah

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan penerbitan obligasi berbasis syariah atau sukuk bisa…

Keuangan Syariah: - Akan Stagnan Atau Butuh Terobosan

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad meminta inovasi dan terobosan pelaku industri untuk mengembangkan keuangan syariah, karena tanpa…