Saham Bank Pundi Dalam Pengawasan BEI

Setelah sempat keluar masuk suspensi oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran minimnya informasi merger dengan MNC Bank, kali ini perkembangan pola transaksi saham PT Bank Pundi Indonesia Tbk (BEKS) masuk dalam pengawasan BEI. Hal itu dikarenakan adanya peningkatan harga dan aktivitas saham Bank Pundi yang di luar kebiasaan dibanding dengan periode sebelumnya atau Unusual Market Activity (UMA).

Dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (8/4), Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia, Irvan Susandy mengatakan, pihaknya telah meminta konfirmasi terkait hal ini kepada perusahaan tercatat pada 24 Maret 2015. Atas dasar konfirmasi tersebut, perusahaan tercatat pada keterbukaan informasi melalui IDX Net 31 Maret 2015.

Menurut dia, informasi terakhir yang dipublikasikan oleh bursa adalah informasi pada 6 April 2015 melalui pengumuman bursa mengenai pencabutan penghentian sementara perdagangan efek. Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham Bank Pundi, Irvan menegaskan, bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.

Oleh karena itu, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya. Kemudian, mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Dijelaskan pula, pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dibidang pasar modal. (bani)

BERITA TERKAIT

Dafam Patok Harga IPO Rp 115 Per Saham

Pemilik jaringan hotel Dafam, PT Dafam Property Indonesia Tbk mematok harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO)…

RS Hermina Bidik Dana IPO Rp 1,75 Triliun - Harga Rp3.7000 –Rp.500 Per Saham

NERACA Jakarta – Menjangkau pasar lebih luas lagi dengan terus membangun rumah sakit baru, induk perusahaan rumah sakit Hermina, PT…

Royal Prima Lepas 2 Miliar Saham Ke Publik - Akusisi Rumah Sakit

NERACA Jakarta – Menyusul beberapa perusahaan rumah sakit yang lebih dahulu listing di pasar modal, tahun ini pihak BEI juga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Multi Bintang Bagikan Dividen Rp 1,32 Triliun

NERACA Jakarta - Masih tumbuh positifnya industri pariwisata memberikan dampak berarti terhadap penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sebagai…

Graha Layar Bakal Stock Split Saham

Guna memenuhi aturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketentuan free float saham atau jumlah saham yang beredar di publik,…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…