Telkomsel Perluas Jaringan 4G LTE

Kamis, 09/04/2015

Telkomsel terus memperluas jangkauan jaringan (network coverage) yang dilayani oleh 4G LTE, agar lebih banyak lagi masyarakat yang dapat menikmati jaringan seluler generasi keempat ini. Saat ini Telkomsel 4G LTE didukung oleh lebih dari 1000 eNode B (BTS 4G) dan mampu mencakup lebih dari 80% wilayah Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya dan Medan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Senior Vice President LTE Project Telkomsel, Hendri Mulya Sjam mengatakan, perseroan dalam menghadirkan layanan 4G LTE, menginginkan agar layanan ini benar-benar dapat dirasakan dan digunakan oleh masyarakat di berbagai lokasi yang mereka datangi,”Untuk itu kami akan terus menambah jangkauan jaringan, sehingga lebih banyak lagi tempat yang dilayani oleh Telkomsel 4G LTE,”ujarnya.

Pihaknya mengklaim, layanan Telkomsel 4G LTE dapat dinikmati di mayoritas lokasi-lokasi outdoor maupun indoor di inner city termasuk lokasi-lokasi strategis dimana trafik penggunaan data tercatat cukup tinggi, yang diantaranya meliputi mal, perkantoran, kampus, gedung pemerintahan, tempat wisata, daerah residensial, dan bandar udara.

Hendri lebih lanjut menjelaskan bahwa animo masyarakat untuk beralih ke layanan Telkomsel 4G LTE cukup tinggi, dimana sejak Desember 2014 hingga awal bulan April 2015, Telkomsel telah sukses menjaring sebanyak 240 ribu pelanggan 4G LTE. Secara rata-rata jumlah kunjungan pelanggan ke GraPARI dan enquiry ke call center meningkat sebesar 30% sejak layanan Telkomsel 4G LTE pertama kali diperkenalkan di awal Desember 2014.

Perseroan mengklaim, layanan Telkomsel 4G LTE terbukti mempu menjadi jawaban atas kebutuhan akses data yang lebih cepat di kota-kota yang dilayani, dimana hal ini terlihat dari meningkatnya penggunaan data sebesar 25% pada pelanggan yang beralih dari 3G ke 4G. Untuk itu, kata Hendri, Telkomsel terus memastikan agar layanan 4G yang ditawarkan kepada pelanggan berkualitas dan reliable (dapat diandalkan), salah satunya dengan menjaga tingkat kerapatan antara satu BTS 4G dengan lainnya, sehingga kualitas yang dirasakan pelanggan tetap prima. (bani)