Wisata Budaya Masyarakat Kalimantan - Festival Budaya Isen Mulang 2015

Kalimantan tidak hanya kaya akan wisata alamnya saja, wisata budaya juga menjadi salah satu wisata yang sangat digemari oleh para wisatawan mancanegara maupun domestik. Ragam budaya dan etnis di Kalimantan Tengah setiap tahun diperkenalkan melalui Festival Budaya Isen Mulang (FBIM). Tahun ini acara tersebut berlangsung pada 18-24 Mei di Kota Palangkaraya, bertepatan dengan hari ulang tahun kota tersebut pada 23 Mei.

Atraksi utama FBIM adalah karnaval yang ditampilkan oleh ribuan peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalteng, dan belasan cabang olahraga tradisional seperti sepakbola api, jukung tradisional, melamang, besei kambe, karungut, manyipet dan menetek kayu.

Isen Mulang sendiri dalam bahasa setempat memiliki makna "pantang mundur". Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakannya dengan tujuan mempopulerkan keanekaragaman budaya se-Kalimantan Tengah, serta merangsang para pecinta seni dan merangsang pemuda untuk cinta pada budaya sendiri.

Pengunjung akan diperlihatkan karnaval menarik di sepanjang jalan yang tak jauh dari bundaran alun-alun Kota Palangkaraya. Tarian Dayak memeriahkan ruas jalan, tak ketinggalan busana-busana unik sub-etnis yang terbuat dengan aksen kulit kayu, juga penutup kepala berhiaskan ukiran dan bulu-bulu burung endemik.

Kota Palangkaraya sendiri merupakan kota dengan alam dan budaya yang unik. Sedikit keluar dari pusat kota, wisatawan dapat mendaki Bukit Tangkiling yang merupakan titik tertinggi di Palangkaraya. Terdapat juga petilasan pahlawan nasional Tjilik Riwut dan wisata susur Sungai Kahayan dengan perahu kecil. Ditengah kota Palangka Raya sendiri terdapat Jembatan Kahayan diatas Sungai Kahayan yang menghubungkan kedua tempat yang biasa disebut dengan Pahandut dan Pahandut Seberang.

Kuliner lezar dan unik juga menjadi khas kota ini, sebut saja kandas sereh, ikan patin bakar dan sayur rotan. Terdapat penerbangan yang menghubungkan Kota Palangkaraya dengan Jakarta, Balikapapan, Makassar dan Surabaya, serta kota-kota kecil di sekitarnya seperti Sampit, Buntok, Pangkalan Bun, Muara Taweh dan Puruk Cahu.

BERITA TERKAIT

Karyawan Telkomsel Bangun Jembatan Berdaya - Permudah Akses Masyarakat di Pelosok Garut

Sebagai wujud kepedulian bagi masyarakat sekitar tempat beroperasi, Telkomsel bersinergi bersamaan salah satu komunitas keagamaan karyawan, Majelis Taklim Telkomsel (MTT)…

Pemkot Sukabumi Bangun 34 Kios Wisata Kuliner - Dapat Dana CSR dari BJB

Pemkot Sukabumi Bangun 34 Kios Wisata Kuliner Dapat Dana CSR dari BJB NERACA Sukabumi - PT. Bank Jabar Banten (BJB)…

Momok PKI Membodohi Masyarakat

NERACA Jakarta - Pada 2018 Indonesia akan memasuki tahun politik dalam rangka memilih kepala daerah untuk lima tahun ke depan.…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Menpar Tantang Sumatera Barat Tiru Kesuksesan Mandalika

Dalam rangka undangan untuk menghadiri puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Padang, Sumatera Barat, Presiden Joko Widodo bersama…

Kemenpar Incar Lima Negara Penghasil Turis dan Devisa

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan China, Eropa, Australia, Singapura, dan India sebagai Top Five Pasar Utama Wisatawan Mancanegara (wisman) 2018. Penetapan…

Merindukan Kemacetan di Kawasan Puncak

Hujan lebat mengawali Sabtu (11/2) pagi di kawasan Puncak Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Usai hujan reda, matahari mulai menampakkan…