Danamon Bagikan Dividen Rp 781 Miliar

Meskipun mencatatkan penurunan laba bersih, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) tetap bakal bagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp 781 miliar atau 30% dari laba bersih perseroan tahun lalu sebesar Rp 2,6 triliun. Keputusan pembagian dividen ini mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST).

Direktur Utama Bank Danamon, Sng Seow Wah mengatakan, dividen akan dibagikan selambat-lambatnya 30 hari setelah RUPST. "RUPST menyetujui pembayaran dividen tahun lalu dari laba bersih konsolidasi yang merupakan sebesar Rp81,5 per saham," ujarnya di Jakarta, Selasa (7/4).

Sementara, 1% dari laba bersih akan dialokasikan perusahaan sebagai dana cadangan umum sesuai ketentuan Undang-Undang perusahaan terbatas. Kemudian, sisa laba akan dibukukan sebagai laba ditahan perseroan.

Dia menuturkan, tahun ini perusahaan akan fokus pada sektor mass market, terutama pada sektor utama mikro dan pembiayaan kendaraan bermotor,”Dari tahun lalu perusahaan sudah mulai menerapkan berbagai inisiatif transformasi bisnis untuk menghasilkan perubahan positif yang akan meningkatkan produktivitas serta kualitas layanan," ujarnya.

Tahun lalu, perseron mencatat penurunan laba bersih setelah pajak menjadi Rp2,604 triliun atau turun 36% dari 2013 yang sebesar Rp4 triliun. CFO Bank Danamon Vera Eve Lim mengungkapkan, pada kuartal IV/2014 juga mengalami penurunan sebesar 19% menjadi Rp498 miliar dibanding kuartal sebelumnya sebesar Rp617 miliar.

Selain itu, hasil RUPST juga mengangkat mantan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Emirsyah Satar sebagai komisaris baru perusahaan. Sementara jajaran direksi tidak mengalami perubahan. Dijelaskan, pengangkatan Emirsyah Satar sebagai komisaris berlaku efektif setelah lulus uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (bani)

BERITA TERKAIT

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

Mega Manunggal Targetkan Laba Rp 200 Miliar - Proyeksi Kinerja 2018

NERACA Jakarta - PT Mega Manunggal Properti Tbk (MMLP) akan membangun dua sampai tiga gudang di tahun depan. Dengan begitu perusahaan ini…

LPKR Bidik Dana Rights Issue Rp 600 Miliar

Butuh modal untuk mendanai ekspansi bisnis di 2018, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) pada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pelindo III Cari Modal di Pasar US$ 1 Miliar

Guna mendanai ekspansi bisnisnya lebih agresif lagi, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III berencana menggalang dana dari pasar modal pada 2018…

Lagi, LPPF Buka Gerai Baru di Surabaya

Perluas penetrasi pasar, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membuka gerai baru berkonsep specialty store kedua di Pakuwon Mall Surabaya.…

Jasa Armada Pangkas Jumlah IPO Jadi 20%

Pilih cara aman atau konservatif agar saham IPO terserap di pasar, PT Jasa Armada Indonesia menurunkan jumlah saham yang di…