Mengenalkan Potensi Pariwisata Banyuwangi - International Tour de Banyuwangi Ijen 2015

Memiliki potensi pariwisata yang sangat baik, International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) akan kembali hadir di Kabupaten Banyuwangi , Jawa Timur pada 6-9 Mei 2015. Event internasional tersebut akan memadukan lomba balap sepeda dengan pariwisata dan gaya hidup dimana stan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga akan ditampilkan lebih banyak di garisstartdanfinishsetiap etapenya.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sebagai penyelenggara terus meningkatkan kualitas Tour de Banyuwangi Ijen dari tahun ke tahun. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan bahwa tahun ini sejumlah perubahan dilakukan, diantaranya memperkuat paduan aspek olahraga, gaya hidup berbasis budaya lokal, ekonomi dan pariwisata. ITdBI akan menampilkan berbagai seni tradisi Banyuwangi di sepanjang rute, serta melibatkan komunitas seperti pesepatu roda,freestylesepeda dan sepeda tua.

ITdBI dikenal sebagai kompetisi yang menantang dengan menjelajahi kawasan lereng Gunung Ijen di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Selain itu, International Tour de Banyuwangi Ijen juga melintasi atau mendekati destinasi wisata lainnya seperti Pantai Pulau Merah, dan agrotourism Kalibendo.Selama empat hari, pebalap akan berkompetisi di dalam empat etape. Pebalap akan melalui sejumlah tanjakan di kaki Gunung Ijen, melintasi sawah dan sungai, serta melewati pedesaan yang asri sebelum menyentuh garisfinish.

Kawah Ijen sendiri merupakan salah satu pesona keindahan alam Indonesia yang telah memukau banyak wisatawan dari berbagai negara. Di sinilah Anda dapat melihat danau kawah luas yang menakjubkan bersama api berwarna biru di malam hari. Selain menjadi tujuan wisata naik gunung, Kawah Ijen juga merupakan tempat penambangan belerang tradisional.

Untuk menuju Kawah Ijen dapat ditempuh melalui Banyuwangi menuju Licin dengan kendaraan roda dua atau empat, kemudian dilanjutkan menuju Paltuding dengan kendaraan bermotor terutama jenis jeep. Alternatif lain bisa melalui Sempol di Bondowoso kemudian dilanjutkan ke Paltuding dengan kendaraan roda empat atau dua. Rute ini lebih mudah karena kondisi jalan lebih baik.

BERITA TERKAIT

Laba Bayu Buaya Tumbuh 17% di 2017 - Berkah Pertumbuhan Pariwisata

NERACA Jakarta – Melesatnya pertumbuhan industri pariwisata di dalam negeri sepanjang 2017 kemarin,  memberikan dampak positif terhadap kinerja PT Bayu…

Citilink Buka Rute Baru Jakarta -Banyuwangi - Dukung Industri Pariwisata

NERACA Jakarta - Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia terus melakukan ekspansi bisnis dengan membuka rute baru untuk melanjutkan pertumbuhan…

Bisnis Hotel Budget Makin Menarik - Swiss-Belhotel International Tambah Jumlah 7 Zest Hotels dI Seluruh Indonesia

Bisnis Hotel Budget Makin Menarik Swiss-Belhotel International Tambah Jumlah 7 Zest Hotels dI Seluruh Indonesia NERACA Jakarta - Swiss-Belhotel International…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Menpar Tantang Sumatera Barat Tiru Kesuksesan Mandalika

Dalam rangka undangan untuk menghadiri puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Padang, Sumatera Barat, Presiden Joko Widodo bersama…

Kemenpar Incar Lima Negara Penghasil Turis dan Devisa

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan China, Eropa, Australia, Singapura, dan India sebagai Top Five Pasar Utama Wisatawan Mancanegara (wisman) 2018. Penetapan…

Merindukan Kemacetan di Kawasan Puncak

Hujan lebat mengawali Sabtu (11/2) pagi di kawasan Puncak Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Usai hujan reda, matahari mulai menampakkan…