Indonesia Jadi Basis Produksi Otomotif Orientasi Ekspor - Menperin Resmikan Pabrik Truk Isuzu di Karawang

NERACA

Karawang - Menteri Perindustrian, Saleh Husin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan serta komitmen Isuzu Motor Limited Japan dan mitra usahanya di Indonesia - PT Astra International Tbk, yang secara terus menerus berinvestasi di Indonesia dan menjadikan sebagai basis produksi kendaraan komersil yang di ekspor ke negara negara berkembang.

"Melalui pembangunan pabrik baru PT Isuzu Astra Motor Indonesia- Karawang Plant diharapkan dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian Indonesia," ujarnya usai meresmikan pabrik perakitan kendaraan PT Isuzu Astra Motor Indonesia di kawasan industri Suryacipta, Karawang Timur, Selasa (7/4).

Lebih lanjut Menperin mengatakan tidak hanya menambah di Indonesia, pembangunan pabrik baru tersebut tentunya akan menambah karyawan baru serta meningkatkan jumlah dan kepemilikan pemasok (supplier) lokal dalam kegiatan produksinya.

"Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 300.000 m2 ini akan memproduksi kendaraan truk kelas ringan Isuzu Elf dan truk kelas menengah Isuzu GIGA dengan total kapasitas produksi sebanyak 80.000 unit per tahun," ujarnya.

Pada peresmian tersebut, dihadiri juga Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Presiden dan Perwakilan Direktur Isuzu Motors Ltd, Mr. Susumu Hosoi serta Presiden Direktur PT Astra International Tbk. Prijono Sugiarto.

Dapat disampaikan, nilai investasi pembangunan pabrik baru PT IAMI di Karawang ini sebesar Rp. 1,3 triliun dan direncanakan mampu menyerap tenaga kerja baru sebanyak 1000 orang serta melibatkan sekitar 136 industri komponen tier-1 dan sekitar 544 perusahaan industri komponen tier-2.

Menperin menegaskan, Pemerintah Indonesia sangat mendukung upaya PT IAMI tersebut, terlebih lagi bahwa kendaraan yang akan diproduksi tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga akan dipasarkan ke berbagai negara tujuan ekspor di dunia.

“Langkah tersebut sangat sejalan dengan kebijakan pengembangan industri ototmotif yang dikehendaki Pemerintah Indonesia. Oleh karena itu, pada kesempatan ini, saya meminta supaya Isuzu dapat mengekspor lebih dari 50% produk yang dihasilkan,” harap Menperin.

Hal ini penting dilakukan karena selain dapat mempercepat pengembalian investasi yang telah ditanamkan oleh Isuzu Astra Motor Indonesia, juga dapat membantu Indonesia mengurangi defisit perdagangan otomotif.

Menperin juga menegaskan, investasi di sektor industri otomotif terus mengalami peningkatan. Tingginya minat investasi tersebut menandakan bahwa iklim investasi di Indonesia sudah semakin baik dan telah mampu bersaing dengan negara-negara produsen otomotif lainnya di ASEAN.

Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia terus bertekad untuk menjaga, meningkatkan dan menyempurnakan iklim investasi yang kondusif sehingga para investor memiliki kepastian berusaha yang lebih baik dalam menyusun pengembangan industrinya secara lebih terukur dan terencana.

Di sisi lain, Menperin mengingatkan bahwa untuk mengembangkan industri yang berdaya saing di pasar dalam negeri maupun global, diperlukan dukungan sumber daya manusia (SDM) lokal yang berkualitas. Karenanya, PT IAMI diharapkan terus meningkatkan kemampuan SDM lokal semaksimal mungkin dengan melibatkan mereka secara langsung dalam kegiatan produksi, termasuk di bidang R&D agar produk yang dihasilkan dapat memenuhi tuntutan pasar.

BERITA TERKAIT

PII : Skema KPBU Mulai Banyak Diminati Investor - Resmikan SPAM Semarang Barat

        NERACA   Semarang - Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)…

Buka 20 Gerai Baru di 2019 - Mega Perintis Pacu Kapasitas Produksi

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal dan menjadi emiten ke-56 di Bursa Efek Indonesia di tahun 2018,…

Produksi Rumput Laut Serang 17 Ribu Ton

Produksi Rumput Laut Serang 17 Ribu Ton NERACA Serang - Produksi rumput laut jenis cotoni di Kabupaten Serang sampai dengan…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Industri Minuman Ringan Sudah Terapkan Teknologi HPP

NERACA Jakarta – Industri makanan dan minuman di Indonesia semakin siap menerapkan revolusi industri 4.0 dengan pemanfaatan teknologi terkini. Berdasarkan…

Memacu Manufaktur Lewat Percepatan Industri 4.0

NERACA Jakarta – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan pihaknya berkomitmen untuk membangun industri manufaktur nasional yang berdaya saing global melalui…

Pemerintah Serahkan Bantuan ke 47 Usaha Kreatif

  NERACA Jakarta – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) telah menyerahkan secara simbolis Bantuan Pemerintah untuk 47 pelaku di sektor kreatif.…