Mengedepankan Pariwisata Indonesia Melalui Film Pendek - Raih Penghargaan ITFF

Dalam memperkenalkan wisata Indonesia, pemerintah selalu berupaya agar pariwisata Indonesia terus dikenal diberbagai belahan dunia. Salah satu upaya dalam memperkenalkan pariwisata Indonesia ialah melalui film. Film pendek promosi pariwisata Indonesia raih penghargaan dalam ajang the International Tourism Film Festival (ITFF) of Bulgaria ke-11, "On the East Coast of Europe".

Pemberian Award diumumkan saat penutupan Festival Jumat malam di Cathedral Rozhdeshtvo Bogorodichno Hall kota Veliko Tornovo, diserahkan Ketua Tim Juri Dr. Marin Damianov dan juri Antoni Ivanov Tsonev, kepada Dubes RI Bunyan Saptomo.

The International Tourism Film Festival (ITFF) of Bulgaria merupakan satu-satunya festival film bergengsi bertema pariwisata di Bulgaria yang diadakan setiap tahun. Ajang itu diselenggarakan Pemerintah Kota Veliko Tornovo bekerjasama dengan perusahaan "Consulting & Communication Agency" serta Asosiasi Tour Operators dan Travel Agents Bulgaria.

Dr. Marin mengutarakan bahwa ia sangat terkesan dengan film Wonderful Indonesia: History and Culture yang menggambarkan keragaman budaya dan agama di Indonesia. Sedangkan Antoni Tsonev menyampaikan film promosi Indonesia berjudul Wonderful Indonesia: Diving menunjukkan keindahan bawah laut dengan keanekaragaman biota-nya yang menjadikan Indonesia sebagai surga bagi pecinta diving.

Tahun ini ajang International Tourism Film Festival (ITFF) mempertandingkan lima kategori, yaitu: Nature & Ecotourism; History and Culture; Sport and Adventure; Faith & Traditions; dan Corporate Tourism Film / Spot. Dari lima Kategori tersebut, hanya kategori Faith & Traditions yang tidak diikuti Indonesia.

Festival yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh 90 film dari 23 negara yaitu Bulgaria, Serbia, Brazil, Portugal, Maroko, Thailand, Siprus, Macedonia, Swiss, Kroasia, India, Indonesia, Mesir, Yunani, Polandia, Peru, Kepulauan Faroe (dekat Denmark), Republik Ceko, Austria, Malta, Perancis, Finlandia, dan Jerman. Ini merupakan tahun kedua bagi Kementerian Pariwisata RI berpartisipasi pada ITFF. Tahun lalu Kementerian Pariwisata hanya mengirimkan satu film dan sempat masuk dalam daftar nominasi.

BERITA TERKAIT

Percepatan Infrastruktur dan Transformasi Ekonomi Indonesia

Oleh: Eddy Cahyono Sugiarto, Tenaga Ahli Kedeputian Kantor Staf Presiden Visi besar para Founding Father Indonesia terefleksi dalam Pembukaan UUD 1945 alenia…

Perusahaan Indonesia Perlu Tingkatkan Sistem Pencegahan Korupsi

Perusahaan Indonesia Perlu Tingkatkan Sistem Pencegahan Korupsi NERACA Jakarta - Berbagai perusahaan yang beroperasi di Indonesia, baik itu swasta maupun…

Indonesia Berpeluang jadi Pionir Pengembangan Keuangan Syariah

    NERACA   Aceh - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan Indonesia berpeluang menjadi pionir pengembangan keuangan syariah di dunia…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Bangunan Peninggalan Belanda Jadi Alternatif Wisata Bromo

Bangunan tua peninggalan masa kolonial Belanda yang berada di lereng Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur bisa menjadi alternatif wisata…

Ini yang Perlu Anda tahu Sebelum Beli Tiket Murah

Berburu tiket murah sebelum bepergian memang menarik demi menghemat biaya perjalanan, tapi bagaimana agar semua bejalan lancar dan menyenangkan. Perusahaan…

Wisata Padang Ternak di NTT

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur sedang menyiapkan sejumlah lokasi peternakan di daerah itu untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata ternak."NTT miliki…