Awas, Perhatikan Kebersihan Tanggan Ibu Hamil

NERACA

Akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Agustin Kusumayati mengatakan, ibu hamil (bumil) yang malas mencuci tangan sangat beresiko terinfeksi sejumlah penyakit terutama toksoplasma yang bisa menyebabkan keguguran janin.

"Toksoplasma gondii ini banyak terdapat pada hewan peliharaan yang kebersihannya kurang diperhatikan. Mikroorganisme ini menyerang janin dan menyebabkan keguguran," kata Agustin yang juga Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, di Jakarta.

Infeksi tokso dapat dihindari dengan menjaga kebersihan bagi ibu hamil, lewat mencuci tangan dengan sabun sampai bersih sebelum makan dan minum.

Dengan perilaku tersebut, kata Agustin, dapat menghindarkan masuknya virus ke dalam tubuh ibu hamil.

"Misalkan bumil menyentuh apapun yang terkontaminasi toksoplasma dan makan menggunakan tangan tanpa dicuci dulu maka dapat terinfeksi mikroorganisme ini berisiko pada janinnya," katanya.

Penularan tokso, lanjut dia, banyak terjadi karena bumil malas mencuci tangan dengan sabun hingga bersih, setelah yang bersangkutan melakukan kontak langsung dengan hewan peliharaan yang dihinggapi parasit Toksoplasma gondii.

Agustin juga menyarankan agar ibu hamil menghindari kontak dengan hewan peliharaan untuk alasan kesehatan.

"Kalaupun janin tidak gugur, bisa jadi bayi mengalami cacat saat lahir. Kebanyakan mengalami gangguan kecerdasan," kata dia.

Toksoplasma gondii sendiri merupakan penyebab penyakit toksoplasma. Mikroorganisme tersebut kerap menjadi parasit pada beberapa jenis hewan seperti anjing, kucing dan burung.

Manfaat Minyak Zaitun

Minyak zaitun efektif mencegah kerutan di kulit pada masa kehamilan, kata Ketua Ketua Umum Persatuan Obstetri Ginekolog Indonesia Indonesia (POGI) dr Nurdadi Saleh SpOG.

"Minyak zaitun paling baik untuk mencegah terjadinyastretch mark," kata Nurdadi, saat berbicara di acara kampanye 1000 senam ibu hamil di Jakarta, Sabtu.

Nurdadi mengatakan, minyak adalah cairan yang dapat melenturkan kulit saat tubuh beradaptasi mengikuti perubahan bentuk tubuh saat kehamilan.

Dengan minyak zaitun, kata Nurdadi, kulit tidak akan mengalami kerutan ketika bentuk tubuh mengalami perubahan karena perkembangan janin dalam perut.

Minyak zaitun dioleskan pada kulit perut agar lebih elastis ketika mengikuti bentuk perubahan pada tubuh.

Namun, Nurdadi menyarankan agar minyak zaitun juga dioleskan pada bagian tubuh yang akan mengalami perubahan bentuk dan bisa menimbulkan kerutan.

"Tapi sebaiknya tidak hanya di perut saja, tapi oleskan juga di sekitar bokong, paha, dan juga di sekitar payudara," tutur Nurdadi.

Nurdadi mengatakan, kerutan di kulit saat kehamilan memang kerap dialami oleh ibu hamil seiring membesarnya janin dalam kandungan.

BERITA TERKAIT

Awas Jebakan Utang

Berdasarkan data Kementerian Keuangan hingga akhir Agustus 2017, posisi utang Indonesia sebesar Rp3.825,79 triliun. Jumlah itu meningkat Rp45,81 triliun dari…

Kasus Ibu Mariana Sudah Selesai di Mahkamah Agung

Kasus Ibu Mariana Sudah Selesai di Mahkamah Agung NERACA Jakarta - PT Asuransi Allianz Utama melalui Head of Corporate Communications,…

APPTHI: Pejabat Negara Berpendapat Perhatikan Etika Politik

APPTHI: Pejabat Negara Berpendapat Perhatikan Etika Politik NERACA Jakarta - Ketua Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia (APPTHI) Dr Laksanto…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Menkes Ingatkan Apotek dan Apoteker Hanya Jual Obat dengan Resep Dokter

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengingatkan apoteker hanya menjual obat dengan resep dokter guna mencegah penyebaran obat ilegal dan penyalahgunaan obat.…

Anak Sekolah Paling Rentan Terkena DBD

Anak-anak sekolah menjadi kelompok yang paling rentan terkena penyakit demam berdarah dengue."Anak-anak dari pagi dan siang duduk dalam ruang kelas…

Kemenkes Jadikan Kulon Progo Lokasi Demonstrasi Vaksinasi HPV

Kementerian Kesehatan menjadikan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melaksanakan program demonstrasi vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV), pemicu kanker…