Ditjen Pajak Diimbau Dorong Ekstensifikasi

NERACA

Jakarta -Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengimbau pejabat di Direktorat Jenderal Pajak mendorong ekstensifikasi pajak melalui pembinaan wajib pajak sehingga mengoptimalkan penerimaan pajak negara."Jadikan tahun 2015 sebagai tahun pembinaan wajib pajak di mana kita berharap kalau tahun 2015 lewat dan target pajak yang terpenuhi secara signifikan maka 2016 dan seterusnya juga akan lebih mudah," katanya di Jakarta, pekan lalu.

Dia mengatakan dari 225 juta penduduk Indonesia hanya 900 ribuan yang membayar pajak dengan benar. Ini membuktikan masih banyak orang yang seharusnya membayar tetapi tidak membayar pajak.Untuk itu, lanjutnya, masyarakat harus didorong untuk sadar dan memenuhi kewajibam membayar pajak kepada negara untuk kesejahteraan bangsa.

Terkait pemberian dukungan berupa tunjangan kepada pejabat di Ditjen Pajak, ia mengatakan harus berkolerasi positif dengan kinerja."Jadi, tahun 2015 ini selain tahun pembinaan wajib pajak, buat Ditjen Pajak ini adalah tahun kebangkitan dan tidak ada kata lain kecuali harus bisa membuktikan. Karena kalau tahun 2015 anda tidak bisa membuktikan maka akan benar pendapat banyak orang bahwa Ditjen Pajak-nya tidak mampu bukan karena sistemnya kurang cukup," katanya.

Selain itu, dia mengatakan kantor wilayah (Kanwil) Ditjen Pajak menjadi ujung tombak dalam mengoptimalkan penerimaan pajak di masing-masing wilayah."Saya harapkan Kanwil bisa memenuhi target yang sudah ditetapkan, fokus kepada target tersebut dan tentunya sekali lagi yang tidak kita inginkan adalah rebutan antar Kanwil," ujarnya.

Bambang pun berharap tidak ada lagi keluhan suatu Kanwil Ditjen Pajak terkait penerimaan berkurang karena wajib pajak berpindah ke Kanwil lain. Dia juga mengatakan pejabat di Kanwil Ditjen Pajak juga fokus pada pembinaan kepala kantor pelayanan pajak untuk bersama-sama berjuang mencapai target penerimaan pajak 2015."Kami harapkan bapak dan ibu juga berorientasi terhadap kepala kantor pelayanan pajak yang ada di bawah pembinaan," tandas dia. [ardi]

BERITA TERKAIT

PEMERINTAH MASIH CARI FORMULA PENARIKAN PAJAK - JK: Pajak E-Commerce Jadi Masalah Dunia

Jakarta-Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, penarikan pajak untuk perusahaan digital seperti Google, Microsoft, Facebook, dan Amazon menjadi masalah dunia. Masalah…

Tawarkan Kupon 7,5% - BEI Dorong ASN Investasi Obligasi SBR 007

NERACA Solo - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan investasi Obligasi Negara SBR 007 sekaligus…

Hari Pajak dan Reformasi Perpajakan

    Oleh: Johana Lanjar Wibowo, Pemeriksa Pajak Pertama KPP PMA Satu   Tanggal 14 Juli ditetapkan sebagai "Hari Pajak."…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

HUT ke 20, Acer Tebar 2.222 Hadiah

    NERACA   Jakarta - Dalam rangka anniversary Acer di Indonesia kedua puluh tahun, Acer memberikan apresiasi penuh kepada…

Pasar Industri Mainan Indonesia Yang Menggoda

    NERACA   Jakarta - Pasar mainan Indonesia yang terbilang besar, maka Indonesia menjadi pasar yang potensial bagi industri…

Dikategorikan B3, Limbah Faba Masih Bisa Dimanfaatkan

      NERACA   Jakarta - Industri manufaktur berperan penting dalam implementasi konsep ekonomi berkelanjutan. Selain akan menjadi tren…